SELAMAT DATANG DI RUMAH ONLINE SYAHID MUJIBUR ROHMAN EL FURQONI

Selasa, 04 September 2018

PESANTERN MENAWARKAN PENDIDIKAN YANG MENGHASILKAN ORANG PINTAR DAN TERDIDIK


PESANTERN MENAWARKAN PENDIDIKAN YANG MENGHASILKAN ORANG PINTAR DAN TERDIDIK
oleh:
Syahid Mujibur Rohman 




Saat ini banyak sekali tindakan korupsi yang memalukan di negeri ini, dan anehnya mereka adalah orang-orang dengan pendidikan tinggi dari universitas tekemuka baik di luar dan di dalam negeri, melihat fenomena saat ini nampaknya ada yang salah dari pendidikan di negeri ini, pola piker pendidikan saat ini kebanyakan sebatas keilmuan dunia sehingga menghasilkan orang-orang yang cerdas namun tak berbudi pekerti, sehingga mereka menjadi orang dengan berompi orange bertuliskan tahanan KPK.

Terlebih lagi saat ini banyak orang yang berpendidkan tinggi dan mengaku paham agama tapi tindakan mereka memalukan bahkan meresahkan banyak masyarakat, baru saja terjadi di negeri kita tercinta 41 dari 45 Anggota DPRD salah satu kota di Jawa Timur terciduk KPK, apakan mereka orang yang tak pintar tentu saja tidak, para dewan yang “katanya” terhormat tertangkap karena korupsi dan suap. Dan yang miris lagi ketika mereka terciduk malah tersenyum lebar ke media dan masyarakat, seolah mereka senang dari yang mereka perbuat secara jamaaah tersebut.

Mereka sudah hilang urat malu dan akal sehat, bahkan yang terjerat kasus-kasus besar yang menjadi pemimpin dan kepala-kepala instansi, bukanakh ini hal yang memalukan yang tidak memberika contoh yang baik bagi masyarakat. Tentunya mereka merupakan musuh dalam selimut di negeri yang kita cintai ini, uang hasil korupsi merupakan uang rakyat jelata yang masih banyak di bawah garis kecukupan yang kita ketahui masyarakat di Indonesia saat ini masih banyak yang miskin terlebih lagi bencana yang mendera Indonesia membutuhkan dana untuk pemulihan sarana.

Pendidikan saat ini semestinya tidak hanya mementingkan kecerdasan otak dan hasil, namun sekarang harus lebih memeintingkan proses untuk mencapai manusia yang pintar dan berpendidikan sehingga tidak menelurkan musuh-musuh dalam selimut atau para koruptor.
Pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang sudah ada ratusan tahun yang lalu yang masih terus eksis sampai saat ini dan terus berkembang menawarkan pendidikan yang akan menghasilkan orang pintar dan terdidik, pendidikan pesantren tak hanya memberika pelajaran yang berkaitan tentang intelegensi namun juga memberikan pembelajaran mana yang haq dan mana yang batil. Melalui proses inilah diharapkan pesantren akan menelurkan pemimpin-pemimpin yang dapat menjadi panutan bagi masyarakat luas.

Tokoh nasional negeri ini banyak lulusan pesantren, sebut saja Prof. Dr. Din Samsusin, KH. Hasim Muzadi, yang sukses menjadi pemimpin negeri yang amanah dan menyejukkan. Pesantren saat ini menjadi lembaga pendidikan Tujuan dan bukan lagi  lembaga pendidikan pilihan di negeri ini.

Rabu, 25 Juli 2018

Santri Al Furqon Meraih Medali Emas KSM 2018 Provinsi Lampung





Tulang Bawang Barat (25/7) Anisa Septia Wijaya, santriwati Pondok Modern Al Furqon Berhasil Mendapatkan Emas Pada Ajang Kompetisi sain Madrasah Provinsi Lampung, yang bertempat di MAN 1 dan MAN 2 Bandar Lampung, dengan hasil yang di dapatnya ini Anisa SW panggilan akrabnya akan melaju ke tingkat Nasional KSM di Provensi Bengkulu pada tangal 17-21 September 2018,
Pada KSM tahun ini Pondok Modern Al Furqon mengirimkan tiga santrinya yang masuk seleksi KSM tingkat Kabupaten Tulang Bawang Barat beberapa waktu yang lalu di MAN 2 Tulang Bawang Barat an. Al Jura (Geografi terintegrasi Aliyah), Anisa Septi Wijaya (Fisika Terintegrasi Aliyah), dan Desi Wulandari (Ipa Terintegrasi Tsanawiyah).
Prestasi ini memang sudah di tunggu-tunggu sejak tiga tahun yang lalu mulai tahun 2016,2017,2018 terutama untuk memperoleh medali emas, saya yakin kami tim pembimbing KSM Pondok Modern Al furqon optimis bisa tembus tingkat Nasional, untuk mewakili Provinsi Lampung, Perjuangan ya memang berat kami seleksi di awal tahun minimal 8 bulan sebelum kompetisi dimulai jadi kami masih bisa menyiapkan leluasa kami selalu tanamkan optimistis melaju tingkat Nasional ke Santri-santri kami walalupun 2 tahun sebelumnya absen di tingkat Nasional “  ungkap Syahid M Rohman”
Tahun ini sengaja damping sendiri dari pondok untuk melihat bagaimana Atmosfir perlomban, untuk menemukan celah dan strategi untuk tahun berikutnya di 2019 KSM dan Aksioma, mudah-mudahan kami juga menjadi salah satu pendamping di tingkat nasional pada tahun ini. Tambah Ust. Syahid selaku Pendamping sekaligus Kordinator TIM KSM Pondok Modern Al Furqon.