SELAMAT DATANG DI RUMAH ONLINE SYAHID MUJIBUR ROHMAN EL FURQONI

Senin, 30 Oktober 2017

“MENTAL” ORANG TUA YANG MUNDUR DALAM MENDIDIK ANAK Oleh: Syahid. M. Rc.

“MENTAL” ORANG TUA YANG MUNDUR
DALAM MENDIDIK ANAK
Oleh: Syahid. M. Rc.

Hasil gambar untuk kalau tidak mau dididik di sekolah

Pendidikan yang terintegrasi merupakan langkah yang memberikan dampak perubahan bagi peserta didik, dimana suatu banggsa keberangsunganya di pertaruhkan oleh keberhasilan generassi mudanya yang di awali dari pendidikan yang semakin modern dan mengikuti perkembangan zaman, indonesia sebagai negara agraris dengan ribuan pulau dan potensi sumber daya alam yang melimpah belum mampu untuk mengengelola apa yang dimiliki oleh dengeri yang dikata sangat makmur ini, salah satu peningkatan yang harus digapai untuk pengelolaan  sumber daya alam yang melimpah ini salah satunya yang paling utama adalah pendidikan.

Bila kita kembali pada zaman dimana pendidik dan orang tua terintegrasi untuk sama-sama  mendidik anaknya, memebrikan wewenang kepada pihak pendidikan untuk membentuk watak dan kemandirian bahkan membentuk mental yang baik demi keberhasilan anak, orang tua merasa berterimakasih dengan apa yang diberikan tanpa ada embel-embel ini itu, ancaman ini itu, era 1990.an, pukulan kepada peserta didik dengan niat meluruskan dan mendidik menjadi hal yang perlu dan wajib untuk membentuk mental, dimana orang tua terkadang menambahkan pukulan sepulangnya sekolah jikan memang anak itu melakukan kesalahan di luar ketentuan. Disinilah kesepahaman antara orang tua, pendidik, dan lembaga pendidikan yang begitu sinergi membentu generasi yang unggul, tidak melempem, dan lemah seperti zaman sekarang.

Negeri ini juga punya hak memiliki penerusnya yang profesional, melalui pendidikan yang bersinergi demi kemajuan bangsanya, penerus yang bermental baja, memiliki daya gempur yang tinggi, pemikiran yang luas, namun sekarang mental-mental tersebut semakin sirna oleh kurangnya pemahaman bagainama semestinya harus bertindak dalam mendidik anak. Orang tua mulai memejamkan mata dengan sanksi yang di berikan anak di sekolah, seolah-olah itu merupakan tindakan kriminal yang harus di tangani kepolisian tanpa melihat dari sudut pandang kebijakan menilai permasalahan, di tambah lagi membawa-bawa nama hak asasi manusia, dan sebagainya. Yang harus kita pahami bersama bangsa ini juga memiliki hak untuk mendapatkan penerusnya yang handal demi keberlangsungan dan mengelola sumber daya alamya yang katanya melimpah ruah ini.

Pendidikan dasar bagi anak adala orang tua, mulai kecil sampai ia tau mana yang benar dan mana yang salah, dibantu oleh lembaga pendidikan melalui pembelajaran akademik, terkadang para orang tua sudah dibantu namun tidak merasa di bantu bahkan sampai menusuk dari belakang, tak sedikit sekarang para pendidik membuat selogan “ KALAU TIDAK MAU DIDIDIK OLEH GURU DI SEKOLAH MAKA BUATLAH SEKOLAH SENDIRI, DI AJAR SENDIRI, BUAT RAPOT DAN IJAZA SENDIRI” kata tersebut sebeneanya menunjukkan dimana ketidak percayaan orang tua ke lembaga pendidikan.

Lalu bagaimana sebaiknya sikap orang tua, melihat anaknya yang nakal dan pihak sekolah memberikan sanksi hukuman, dan jika ada laporan  anak ke orang tuanya. Sebagai orang tua yang cerdas dan sadar dengan pendidikan terbaik untuk anaknya, yang pertama ialah berkordinasi dengan pihak sekolah, mengapa, apa, dan bagaimana langkah yang harus di ambil untuk pendidikan si anak, datang dengan kepala dingin, tanpa menunjukkan arogansi dimana pada dasarnya orang tua minta bantuan kepada lembaga pendidikan untuk mendidik anaknya; kedua melihat hukuman ini sebagai bentuk meluruskan, dan mendidik buka sebagai perilaku kriminalitas, ingatlah “HARIMAU TIDAK AKAN MEMAKAN ANAKNYA SENDIRI”;  ketiga jika orang tua merasa ankanya tidak bisa dididik di lembaga tersebut maka hal yang terakhir ialah memindahkan anak tersebut di lingkungan yang lebih mendukung dalam artian sekolah lain.

Sebagai orang islam, menerapkan pendidikan dengan nilai keislaman merupakan hal yang dapat merubah perilaku dan tatanan anak didik, menegur bahkan memukul di bolehkan dalm islam dengan ketentuan yang sudah di atur tentunya. Hal ini yang harus dipahami, namun banyak orang tua yang belum paham bagaimana mendidik anak. Masih banyak orang tua menelan mentah mentah informasi yang di dapat dari anak, terkadang anak juga banyak factor untuk memelencengkan informasi dengan berbagai alasan. Semisal orang tua memaksa anaknya untuk sekolah di lembaga A namun si anak menolah namun terus dipaksa, dan pada akhirnya si anak berupaya dengan segala cara untuk dapat keluar walaupun dengan memfitnah pendidiknya sendiri.

Inilah dunia pendidikan yang semakin menantang dan unik, terkadang ingin tertawa dengan berita-berita di televisi sampai dengan mempenjarakan guru, mencukur guru karena anaknya di cukur, siapakah yang bodoh di permasalahan ini, orang tua, pendidik, sekolah, atau penegak hukum, tiada jaksa melahirkan pendidik, tidak ada polisi melahirkan pendidik, tidak ada dokter yang melahirkan pendidik, tetapi pendidik yang melahirkan dokter, polisi, jaksa dan masih banyak lagi.  Di dunia pendidikan adalah sama mau anak Pejabat, anak DPRD, anak Tentara, anak Presidenpun semestinya tidak ada bedanya, sebagaimana Allah memandang hambanya yang membedakan hanya ketakwaan dan keimanan.




Kamis, 19 Oktober 2017

TUBABA MENUJU 22 OKTOBER HARI SANTRI NASIONAL

TUBABA MENUJU 22 OKTOBER HARI SANTRI NASIONAL



Dua tahun yang lalu tepatnya hari kamis 22 Oktober 2015, Presiden Joko Widodo meresmikan tanggal 22 Oktober sebgai hari Satri Nasional, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.  Saat kunjungan di Pesantren Babussalam, Jawa Timur bertepatan pada tanggal 27 Juni 2014, Presiden Jokowi mengikrarkan janji politiknya jika terpilih menjadi presiden ia akan menjadikan hari Santri Nasional sebagai salah satu hari yang di peringati dalam kalender masehi di Indonesia. Pada waktu itu mentri Agama bapak Lukman Hakim Saefuddin merancang acara yang akan di helat untuk memriahkan harisantri dengan mengadakan kirab atau pawai untuk perayaan.
Tulang Bawang Barat, dengan memiliki banyaknya Pondok Pesantren baik yang bercorak Salafi maupun Modern mulai bersiap-siap memeriahkan kegiatan Hari Santri  tahunan ini, yang baru berusia 3 tahun dari penetapanya oleh Presiden Republik Indonesia, 22 Oktober 2015 yang lalu. Berbagai kegiatan sudah di persiapaka mulai dari pertandingan Footsal, lomba Cepat Tepat, Penulisan Mushaf Al Quran, lomba Hafidz dan Dai Cilik untuk santri TPQ.
Pertandingan Footsal akan di helat pada tanggal 21 Oktober 2017 di lapangan merdeka Kelurahan Panaragan Jaya, dan di lanjutkan pada tanggal 22 Oktober pelaksanaan Puncak hari Santri diawali dengan Upacara yang akan di hadir santri dari penjuru Tulang Bawang Barat, di lapangan Merdeka. Setelah upacara akan di Jadwalkan penulisan Mushaf Al Quran dengan melibatkan lebih dari 600 santri dari berbagai Pesantren yang bertempat di Islamic Center Tulang Bawang Barat.
Menurut pengasuhan santri Pondok Modern Al Furqon Ustad Syahid , lebih dari 250 santrinya untuk mengikuti semua kegiatan yang di jadwalkan panitia, tahun ini juga menurunkan 50 santri dalam penulisan Mushaf Al Quran, dan latihan secara kontinyu tim futsalnya. Hari santri merupakan momentum yang tepat sebagai ajang silaturahmi antar para santri dari berbagai pondok pesantren, selain itu juga menunjukkan eksistensi pendidikan islam yang semakin maju dan memiliki daya saing global. Terlepas dari polemik yang ada dengan adanya pro dan konta hari santri bukan menjadi hal yang urgensi, jika kita pandang penetapan Hari Santri ini sebagai kebangkitan perjuangan ulama dan santri pada jaman penjajahan. Semua hari adalah hari santri saya  setiap hari malam dan siang bergelut dengan santri mulai dari matahari terbit sampai matahari terbenam selama 7 hari dalam seminggu. Tambahnya.

Selamat Hari santri Nasional 22 Oktober 2017


Selasa, 03 Oktober 2017

kumpulan contoh surat untuk bupati TUBABA by: santri al furqon

kumpulan naskah surat yang belum lolos 10 besar lomba menulis surat untuk bupati TULANG BAWANG BARAT


Panaragan Jaya, 20 September 2017

Dengan hormat
Kepada Bapak Umar Ahmad yang amanah dan ramah
Ditempat_

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Bagaimana kabar bapak saat ini?... tampanya bapak skarang tampak lebih gagah dan berwibawa, apalagi dengan jabatan yang melekat dan jiwa kepemimpinan yang kian terasa. Semoga berkas cahaya dari-Nya, selalu bernaung pada masa-masa kepemimpinan Bapak, agar nantinya lentera kehidupan Masyarakat TUBABA terpancar kembali setelah skian lama meredup.
Bapak, terimakasih kiranya, telah membaca goresan tinta dari masyarakatnya, walaupun saya masih belia, tapi cita-cita saya sebagai generasi muda tlah mendarah daging dan kian mengakar dalam sanubari. Meskipun terkadang rumitnya dunia yang membuat saya goyah untuk tetap berdiri. Bapak ketahiulah bahwa mereka yang masih muda, kini malah terikat belenggu yang membuat mereka seakan hanya hidup pada dunia yang semu.
Bapak, rasanya kita perlu merenung dan menerawang jauh. Bahwa untuk mewujudkan kabupaten yang maju, kita rasa tak mudah hanya dengan mengandalkan pembangunan yang kian gencarpun belum cukup  hanya dengan meletakkan tempat pariwisata di tempat-tempat sterategis, ataupun memamerkan suksesnya pembangunan dan kekayaan alam kita kepada masyarakat luas. Bukanlah tolah ikur keberhasilan sebuah kabupaten pemerintah kini cenderung jarang memperhatikan dan mengabaikan sebuah perkara, menegok dengan mata tertutup sebuah keadaan yang begitu miris bahkan sampai lupa atas amanah apa yang menmpel dijabatanya.
Dikabupaten kita, bapak, sesuatu yang seharusnya diincar para generasi muda, kini makin luntur dari hati mereka. Pendidikan, bapak, bukan masalah materi ataupun prasarana yang kurang memadahi. Tapi minimnya sosialisasi tentang pentingnya ilmu pendidikan, menjadi akar dari segala permasalahan yang ada. Meskipu kini pendidikan di sekolah negeri tidak di pungut biaaya, namun nyatanya banyak generasi muda khususnya di kabupaten Tulang Bawang Barat. Lebih memilih putus sekolah tanpa alasan yang dapat diterima. Saya rasa bapak lebih tau akan hal ini, suatu keadaan yang begitu parah, kini menjakiti jiwa muda mereka, padahal pada tanga pemuda merekalah kehidupan negaranya.
Adapun efek yang di timbulkan yang di timbulnya bukalah hal yang sepele. Bahkan menurut ketua MUI tulang Bawang Barat Drs. KH. Muhyiddin Pardi, bahwa tidak kurang dari lima anak di setiap desa di Tulang Bawang Barat mejadi pemakai narkoba. Jadi bilah di akumulasikan sudah banyak pemuda geerasi kita yang terjerat barang haram tersebut. Tapi semua ini bukan 100% mereka yang disalahkan, kita ketahui bahwa mereka masih membutuhkan dorongan dan uluran tangan kita dan orang-orang yang senantiasa merangkul mereka.untuk mengobarkan api cita-cita yangh dulu sempat padam.
Bapak bupati yang saya banggakan generasi muda kabupaten kita kini banyak yang tersungkur didalam dinginya jeruji penjara, merasakan kosongnya hidup dan hanya bisa diam terpaku tanpa ada yang mengisi hari-harinya. Inilah yang membuat mereka tak tahu mau melangkah kemana, jangan sampai mereka melanjutkan estafet generasi miskin berikutnya, generasi yang membawa permasalahan begitu banyak, generasi muda yang tidak dapat mengikuti laju zamanyang menuntut untuk terampil lebih cerdas dan unggul.
Maka, mari bapak bupati terjunlah lebih jauh untuk memenuhi janji-janji untuk mecerdaskan kehidupan anak-anak TUBABA. Tak ada kata gentar untuk menyambung asa, kirimkan motovator-motifator ulung ke sekolah-sekolah kami, agar sekolah kami tidak pudar dan rangkulah generasi mudamu untuk kembali sadar.

Terus semangat pak, lanjutkan kemahiran bapak dalam memimpin Kabuten tercinta Tulang Bawang Barat yang lebih cerdas dan bermartabat. Salam Jiwa Muda dari Pemudi TUBABA Chehe Ernia Dewi Santri kelas X MA. PSA Istiqomah Islamiyah, Pondok Modern Al Furqon.

================================================================

Panaragan Jaya, 20 September 2017
yth. Bapak Bupati
Khalifah Tubaba

Bismillahhirohmaannirrohiim

Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dengan menyebut asma allah yang maha rohmaan lagi maha rohiim. Rasa syukur hanya kepada allah swt. atas nikmat dan riskinya saya dapat berkesempatan untuk menyampaikan bait-bait harapan saya kepada bapak selaku khalifah di kabupaten ini. Sholawat dan salam saya haturkan kepada nabi muhammad saw yang telah menjadi khalifah khalifah untuk seluruh umat.Sudah delapan tahun kabupaten ini berdiri. Infrastruktur-infrastruktur berkembang dengan pesat layaknya jamur dimusim hujan. Perkebunan, persawahan membentang memberi warna sejuk nan asri untuk tubaba. masyarakat hidup rukun dibawah payung sang bumi ruwai jurai. Lentera pendidikan mulai menerangi seluruh penjuru tubaba.
Bapak, engkaulah khalifah bagi kabupaten ini. Kepercayaan rakyat yang telah membuat bapak memiliki seribu kebijakkan. Keridhoan allah yang telah menjadikan bapak sebagai orang nomor satu di tubaba. Ketekunan bapak yang telah menjadikan lahan hampa menjadi gedung-gedung yang tertata. Sehingga membuat tubaba bermottokan ragem sai mangi wawai.
Bapak, bolehkah saya meminta satu kebijakkan bapak? Seandainya bapak berkenan mengabulkan harapan saya, saya ingin tempat dimana pusat pendidikan terutama tempat dimana saya menyemai cita-cita terasa segar dengan program yang ingin saya usulkan yaitu "Ecology Green School"
Ecology Green School merupakan gagasan dimana lingkungan sekolah menyatu dengan sistem ekologi dan hijaunya pepohonan yang dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran langsung. Tak hanya itu saya mempunyai angan-angan yang tinggi dimana ecology green school go nasional dimana tubaba sebagai pencetus pertamanya.
Bapak, bayangkan betapa asyiknya jika semua pelajar memiliki tempat belajar yang nyaman, asri, dan segar. Semua akan belajar dengan udara alami yang sehat, bersih dan bersahabat dengan alam.
Bapak, saya ingin seribu bunga menghiasi tempat dimana kami menimba ilmu, bukan hanya itu saja, tetapi juga taman dan fasilitas umum. Dimana kami bisa menghirup betapa semerbaknya lingkungan tubaba. Jika semua itu terwujud tubaba akan semakin tersohor dengan keasrian lingkungannya.
Bapak saya ingin seribu tanaman herbal hadir ditengah-tengah maraknya produk kesehatan berbahan kimia. Bukan hanya klinik herbal, tetapi juga unit kesehatan sekolah harus menerapkan seribu tanaman herbal. Tanaman herbal mudah didapat, ekonomis, dan tidak berefek samping dibandingkan dengan obat-obatan yang kini tersebar luas. Selain itu saya juga berharap disetiap lembaga pendidikan memiliki unit kesehatan sekolah (uks) yang mumpuni.
Bapak, besar harapan saya untuk terkabulnya cita-cita saya dalam mewujudkan tubaba yang indah asri dan sejuk melalui program "ecology green school" (EGS)
Dengan terkabulnya program EGS, Isyaallah saya dan teman-teman siap menjaga kelestarian lingkungan yang asri dan kondusif untuk mewujudkan tubaba yang semakin maju dan berdaya saing tinggi dibawah pimpinan bapak.
Terima kasih bapak, atas waktu yang telah bapak luangkan untuk dapat membaca surat dari saya.

Salam Hormat dari saya Al jura santri kelas XI IPS MA.PSA. Istiqomah Islamiyah, Pondok Modern Al Furqon

====================================================================

Panaragan Jaya, 13 September 2017

Kepada yang terhormat
Bapak Umar Ahmad, S.P
Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat
Di tempat

Assalamualaikum, wr. Wb.
Teriring dengan salam hangat, saya mendoakan Bapak Bupati Tulang Bawang Barat selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT dalam menjalankan amanah yang besar sebagai bupati Tulang Bawang Barat yang sama-sama kita cintai ini, sebelunya saya mengucapkan terimakasih karena mendapatkan kesempatan menulis surat untuk bapak, saya merasa terhormat dan bersyukur, nama saya Bunga Amelia Khafifah Nuraini saai ini  kelas VIII di MTs. Istiqomah Islamiyah Pondok Modern Al Furqon, saya sering melihat bapak berkunjung di pondok kami ketika acara-acara kabupaten walaupun dari kejauhan.
Saya memang masih belia tapi jiwa saya seperti bapak bupati Umar Ahmad, S.P, dilaka muda berapi dan penuh cita. Sehingga laju roda kehidupan mampu melindas siapa-siapa saja yang tak mau dan mampu mengikuti geraknya. Saya rasa Bapak lebih tau dari pada saya, hal inilah yang menggerakka jemari saya, yang membuat saya yakin dan berani untuk menulis surat kepada bapak Bupati Umar Ahmad yang saya banggakan.
Saya ingin mengeluarkan gagasan saya semoga bapak menyetujuai gagasan seorang anak kelas VIII MTs yang memiliki angan angan besar untuk Kabupaten yang tercinta. Bapak Bupati bagaimana jika di daetah Tulang Bawang Barat setidaknya satu saja mempunyai taman edukasi anak-anak yang ramah, sejuk, bersih, dan banyak pohon pohon rindang. Saya ingin melihat taman ini berfungsi sebagai tempat bermain dan belajar serta membuat anak-anak di Tulang Bawang Barat menjadi generasi yang cerdas dan unggun dalam segala bidang yang bersifat positif dan kelak menjadi aset Sumber Daya Manusia yang dapat membangun Kabupaten ini lebih baik dari Kabupaten di seluruh Indonesia. Saya berfikir taman di Tulang Bawang Barat ini dapat di fungsikan bukan hanya untuk anak-anak saya namun dapat di gunakan untuk semua usia mulai dari SD, SMP, SMA, dan kalangan mahasiswa, hal ini mungkin bisa menjadi tempat tumbuhnya inspirasi bagi anak Tulang Bawang Barat untuk bergerak membangun wilayahnya.
Bapak bupati yang saya banggakan, memang benar di Tulang Bawang Barat sudah mulai banyak taman namun taman yang ada sekarang cenderung kotor dan terlihat kurang terawat, hal inilah yang menjadi gagasan saya pada keikut sertaan saya pada lomba menulis surat kepada bapak Bupati. Semoga apa yang saya tulis ini dapat terealisasi untuk Tulang Bawang Barat yang lebih Oke dan keren lagi.
 
 =====================================================================

Panaragan jaya, 20 september 2017
Dengan hormat,
Kepada Bapak Umar Ahmad yang tegas nan bijaksana
       Bapak bupatiku yang ku cintai,
Bagaimana keadaan bapak? Saya harap sehat walafiat dan semoga selalu dalam lindungan Allah.
Bapak selaku khalifah Tulang bawang barat yang arif nan bijaksana,saya mungkin bukan siapa-siapa. Saya hanya seorang pelajar fisabilillah dalam mengais ilmu agama. Saya bukanlah pelajar yang mahir dalam politik. Tapi,ketahuilah Bapak,realita kehidupan membuat saya membuka mata bahwa roda kehidupan terus berputar. Tapi tidak semua mendapatkan ujung yang memuaskan.
       Bapak, masa-masa ini telah membawa kita ke era globalisasi yang sangat miris. Semua serba modern. Sehingga banyak remaja yang lalai dalam aspek belajar,minat,dan terlebih pergaulan. Generasi muda saat ini porak-poranda Bapak. Mereka selalu mencari yang simple. Seperti halnya internet. Memang, internet membawa dampak positif di era globalisasi ini. Tapi internet pun merupakan penyebab terbesar hancurnya generasi muda saat ini.
       Pendidikan dan pemuda-pemudi. Menurut saya 2 hal itulah garis besar yang harus di perbaiki. Pendidikan,itulah tiang pembangun bangsa. Sesuatu yang dulu sangat di perjuangkan dan kini hancur di berbagai sisi. Mungkin ini sebab para pemuda-pemudi yang bercita rendah. Mereka yang menghabiskan masa mudanya untuk narkoba,kebebesan bergaul negative,foya-foya,dan lainnya.Tapi disisi lain, terdapat pemuda-pemudi yang memiliki gagasan dan cita tinggi. Tetapi kurangnya vasilitas sehingga tidak mendukung untuk membentuk generasi yang unggul. Seperti halnya laboratorium. Tidak semua sekolah atau madrasah memiliki laboratorium dalam mengembangkan SAINS. Sehingga para pecinta Sains banyak yang mundur dan memilih cabang ilmu lain yang vasilitasnya lebih mendukung.
       Satu lagi masalah yang populer di masyarakat, yaitu SAMPAH. Karnanya pariwisata dan vasilitas di lampung ini menjadi kumuh. Ia yang setiap harinya selalu bertambah. Ia butuh tempatnya masing-masing seperti kita yang terus bergerak. Ia memang Sampah,yang diremeh kan dan banyak yang tak mengenali setiap jenis dari mereka. Ada sampah organic yang butuh tempat untuk menjadikannya pupuk kompos, sehingga ia tidak terbengkalai sia-sia. Ada sampah plastic yang dapat di daur ulang menjadi barang berharga dan bernilai rupiah juga seni. Dan masih banyak hal lagi yang dapat kita lakukan untuk mengolahnya menjadi barang berharga juga bernilai. Memang jika difikir, ini terjadi karna tingkat kesadaran masyarakat rendah.Tapi juga ini diperburuk oleh kurangnya campur tangan pemerintah.
       Besar harapan saya kepada Bapak Bupati selaku orang pertama di lampung ini untuk melaksanakan tugasnya dan menepati seluruh janjinya serta dapat mengayomi dan menampung anspirasi segenap masyarakat.
        Sekian surat dari saya. Dan saya berterima kasih dapat berpartisipasi memberikan kritik dan saran saya untuk membentuk lampung yang maju,bersih,sehat,dan sejahtera.

======================================================================

18 September 2017

Kepada Ayahanda
Bupati Tulang Bawang Barat
Bapak Umar Ahmad, SP.
Di tempat-

Asalamualaikum. Wr. Wb.
Rasa sukur saya haturkan karena saya di berikan kesempatan menulis surat untuk bapak Bupati Umar Ahmad, S.P. selaku Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat. Saya bersyukur sekali piunya seorang pemimpin yang baik seperti bapak. Saya sangta ingin memiliki sosok pemimpin yang adil dan bijaksaa dan menjadi suri tauladan yang baik untuk para masyarakat. Say juga berharap bisa memiliki pemimpin yang mampu mengayomi dengan baik. 
Bapak bupati yang saya banggakan masyarakat yang baik adalah cerminan dari pemimpin yang baik, begitupula sebaliknya jika pemimpinya kurang baik dan tidak karuan maka celakalah masyarakatnya menjadi tidak teratur. Saya berharap bapak dapat memonitor untuk para masyarakat bahwa kita harus sama sama bangkit untuk membangun bangsa yang cerdas, mandiri, dan berbadan sehat.terutama remaja Indonesia khususnya dilingkungan kita sekarang  remaja yang hidup di dunia fana di dunia yang terang benderang yang semakin tidak karuan dan tidak beraturan.
Bapoak bupati yang saya banggakan, saya yakin di balik Negara yang hebat pasti selalu ada pemimpi yang hebat. Di balik Negara yang maju pasti ada pemimpin yang berfikir maju, seperti bapak saat ini yang memimpin kabupaten tercinta, Tulang Bawang Barat. Anak muda saat ini semakin banyak di luar sana yang belum menyadari apa arti sebuah kehidupan dan perjuangan hidup untuk membangun wilayahnya. Bapak bupati yang saya hormati saya ingin sekali bapak menegaskan kembali kepada khalayak banyak melalui sambutan-sambutan bapak untuk mencerahkan para remaja di Kabupaten Tulang Bawang barat agar lebih memahami tugas pada dirinya sendiri.
Oleah karena itu saya berharap agar bapak bisa membuat anak agar minat belajar dan mengembangkan diri melalui program-program yang produktif yang mampu meningkatkan SDM di Kabupaten ini.  Rusaknya generasi muda akan menjadikan negei ini menuju jurang kehancuran terlebih jika pemudanya yang sudah tidak baik.
Para remaja adalah penerus kepemimpinan masa depan jika sekarang mereka sudah rusak maka rusaklah kehidupan dan tatanan yang akan datang. Saya memiliki harapan kepada bapak sebagai orang nomor satu di tulang bawang barat dapat mengendalikan remaja atau pemuda saat ini. Bapak bupati mohon untuuk menegaskan bahwa remaja putrid dilarang berkeliaran di malam hari lebih dari batan waktu yang sewajarnya. Supaya wilayah kita ini semakin terkontrol dan terkendali, majunya suatu wilayah bila generasinya cerdas, disiplin, jujur dan bertanggung jawab serta banyak mengenal tentang agama yang di anutnya, bapak bupati jadilah pemimpin yang terus diingat oleh masyarakatnya jika bapak bisa mengendalikan remaja untuk melakukan perubahan di masas yang akan datan kelak khususnya di kabupaten Tulang Bawang Barat ini. Sehigga orang tua tisak akan resah melepas anak-anaknya untuk ke sekolah atau ke tempat lainya karena para orang tua percaya akan adanya perlindungan anak di kabupaten yang bapak Pimpin.
Bahkan jika anak sudah sukses menjadi generasi maju dan berakal sehat karena di bawah pimpinan bapak dan atuaran bapak mereka kelak akan bangga dan mengenang jasa bapak walaupun bapak sudah tidak memimpin kabupaten ini suatua saat nanti.  Bapak bupati yang saya banggakan, rasa cinta rakyat kepada pemimpin ada karenarasa cinta pemimpin kepada masyarakatnya. Buatlah negeri ini semakin majudengan cara kerja bapak yang luar biasa baik dan responsive.
Saya yakin buka perkara mudah memimpin masyarakat, tapi amanah tetaplah amanah datang hanya pada orangyang terpilih seperti bapak, bersyukurlah dan jaga amanah tersebut dengan baik, bapak harus mampu menggugah semua elemen masyarakat dan para remaja untuk bergerak membangun daerah dari sisi yang sebelumnya tidak terlihat dan terkelola dengan baik oleh pendahulu bapak.
Saya harap jejak sukses bapak tersebut akan hal ini akan menjadi kado terindah untuk Tulang Bawang Barat yang di kemudian hari bahkan untuk 1 juta tahun yang akan datang. Hormat saya Titis Putri Safitri Pelajar MA.PSA. Istiqomah Islamiyah kelas X, Pondok Modern Al Furqon.

Wasalamualaikum, Wr. Wb.

Senin, 29 Mei 2017

MAKALAH PENGINDERAAN JAUH


https://www.google.co.id/
BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Penginderaan jauh berkembang sangat pesat sejak lima dasawarsa terakhir ini. Perkembangannya meliputi aspek sensor, wahana atau kendaraan pembawa sensor, jenis citra serta liputan dan ketersediaannya, alat dan analisis data, dan jumlah pengguna serta bidang penggunaannya.
Di Indonesia, penggunaan foto udara untuk survey pemetaan sumber daya telah dimulai oleh beberapa instansi pada awal tahun 1970-an. Saat ini telah beredar banyak jenis satelit sumber daya. Mulai dari negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Jepang, Rusia, hingga negara-negara besar namun dengan pendapatan per kapita yang rendah seperti India dan Republik Rakyat Cina. Berbagai satelit sumberdaya yang diluncurkan itu menawarkan kemampuan yang bervariasi, dari resolusi spasial 0,6 meter (QuickBirth milik Amerika) hingga sekitar 1,1 kilometer (NOAA-AVHRR juga milik Amerika Serikat).  Berbagai negara di Eropa,  Amerika Utara,  Amerika Latin,  Asia  dan  bahkan  Afrika telah banyak memanfaatkan satelit itu untuk pembangunan.
B.       Rumusan Masalah
1.   Apa yang dimaksud dengan penginderaan jauh ?
2.   Apa manfaat penginderaan jauh ?
3.   Bagaimana penginderaan jauh dapat dilakukan ?
4.   Mengapa penginderaan jauh sangat berperan penting dalam berbagai hal ?
5.   Apa saja komponen penginderaan jauh ?
6.   Bagaimana cara menginterpretasi citra ?
C.      Tujuan
Penulisan makalah ini selain bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah penginderaan jauh, juga diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai penginderaan jauh dan interpretasi citra serta manfaatnya yang diperlukan dalam berbagai bidang.


BAB II
PEMBAHASAN

A.      Pengertian Penginderaan Jauh
Penginderaan Jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang obyek, daerah, atau gejala dengan jalan menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadap obyek, daerah, atau gejala yang dikaji (Lillesand and Kiefer, 1979). Sedang menurut Lindgren, Penginderaan jauh ialah berbagai teknik yang dikembangkan untuk perolehan dan analisis informasi tentang bumi. Informasi tersebut khusus berbentuk radiasi elektromagnetik yang dipantulkan atau dipancarkan dari permukaan bumi.
Penginderaan jauh merupakan aktivitas penyadapan informasi tentang obyek atau gejala di permukaan bumi (atau permukaan bumi) tanpa melalui kontak langsung. Karena tanpa kontak langsung, diperlukan media supaya obyek atau gejala tersebut dapat diamati dan ‘didekati’ oleh si penafsir. Media ini berupa citra (image atau gambar). Citra adalah gambaran rekaman suatu obyek (biasanya berupa gambaran pada foto) yang dibuahkan dengan cara optik, elektro-optik, optik mekanik, atau elektronik. Pada umumnya ia digunakan bila radiasi elektromagnetik yang dipancarkan atau dipantulkan dari suatu obyek tidak langsung direkam pada film. Citra dihasilkan dari sensor yang dipasang pada wahana.
B.       Manfaat Penginderaan Jauh
Manfaat Penginderaan Jauh Secara Umum
Tujuan utama dari penginderaan jauh adalah untuk mengumpulkan data sumber daya alam dan lingkungan. Penginderaan jauh makin banyak dimanfaatkan karena berbagai macam alasan sebagai berikut :
1.   Citra dapat dibuat secara cepat meskipun pada daerah yang sulit ditempuh melalui daratan, contohnya hutan, rawa dan pegunungan.
2.   Citra menggambarkan obyek dipermukaan bumi dengan wujud dan letak objek mirip dengan sebenarnya, gambar  relatif lengkap, liputan daerah yang luas dan sifat gambar yang permanen
3.   Citra tertentu dapat memberikan gambar tiga dimensi jika dilihat dengan menggunakan stereoskop. Gambar tiga dimensi itu sangat menguntungkan karena menyajikan model obyek yang jelas, relief lebih jelas, memungkinkan pengukuran beda tinggi, pengukuran lereng dan pengukuran volume.
4.    Citra dapat menggambarkan  benda yang tidak tampak sehingga dimungkinkan pengenalan obyeknya. Sebagai contoh adalah terjadinya kebocoran pipa bawah tanah
5.   Citra sebagai satu-satunya cara untuk pemetaan daerah bencana.
Adapun manfaat penginderaan jauh dibidang geologi adalah
1.   Melakukan pemetaan permukaan, di samping pemotretan dengan pesawat terbang dan menggunakan aplikasi GIS.
2.   Menentukan struktur geologi dan macam batuan.
3.   Melakukan pemantauan daerah bencana (kebakaran), pemantauan aktivitas gunung berapi, aktivitas tektonik dan pemantauan persebaran debu vulkanik.
4.    Melakukan pemantauan distribusi sumber daya alam, seperti hutan (lokasi, macam, kepadatan, dan perusakan), bahan tambang
5.    
C.      Komponen Penginderaan Jauh

1.   Tenaga untuk Penginderaan Jauh

Pengumpulan data dalam penginderaan jauh dilakukan dari jarak jauh dengan menggunakan sensor buatan, untuk itu diperlukan tenaga penghubung yang membawa data tentang obyek ke sensor. Data tersebut dikumpulkan dan direkam dengan 3 cara dengan variasi sebagai berikut:
a.       Distribusi daya (force). Contoh: Gravitometer mengumpulkan data yang berkaitan dengan gaya tarik bumi.
b.        Distribusi gelombang bunyi. Contoh: Sonar digunakan untuk mengumpulkan data gelombang suara dalam air.
c.       Distribusi gelombang electromagnetik. Contoh: Camera untuk mengumpuilkan data yang berkaitan dengan pantulan sinar.
Dalam penginderaan jauh harus ada sumber tenaga yaitu matahari yang merupakan sumber utama tenaga elektromagnetik alami yang digunakan pada teknik pengambilan data obyek dalam penginderaan jauh. Penginderaan jauh dengan memanfaatkan tenaga alamiah disebut penginderaan jauh sistem pasif. Sedangkan sumber tenaga buatan digunakan dalam penginderaan jauh sistem aktif.
Tenaga ini mengenai obyek di permukaan bumi yang kemudian dipantulkan ke sensor. Ia juga dapat berupa tenaga dari obyek yang dipancarkan ke sensor. Jumlah tenaga matahari yang mencapaui bumi (radiasi) dipengaruhi oleh waktu (jam, musim), lokasi dan kondisi cuaca. Jumlah tenaga yang diterima pada siang hari lebih banyak bila dibandingkan dengan jumlahnya pada pagi atau sore hari. Kedudukan matahari terhadap tempat di bumi berubah sesuai dengan perubahan musim.

2.     Atmosfer
Atmosfer bersifat selektif terhadap panjang gelombang, sehingga hanya sebagian kecil saja tenaga elektromagnetik yang dapat mencapai permukaan bumi dan dimanfaatkan untuk penginderaan jauh. Bagian spektrum elektromagnetik yang mampu melalui atmosfer dan dapat mencapai permukaan bumi disebut “jendela atmosfer”. Jendela atmosfer yang paling dulu dikenal orang dan paling banyak digunakan dalam penginderaan jauh hingga sekarang ialah spektrum tampak yang dibatasi oleh gelombang 0,4 µm hingga 0,7 µm.
Panjang gelombang “Special Band” spektrum elektromagnetik dan saluran yang digunakan dalam penginderaan jauh (Sabins Jr., 1978).
Tenaga elektromagnetik dalam jendela atmosfer tidak dapat mencapai permukaan bumi secara utuh, karena sebagian dari padanya mengalami hambatan oleh atmosfer. Hambatan ini terutama disebabkan oleh butir-butir yang ada di atmosfer seperti debu, uap air dan gas. Proses penghambatannya terjadi dalam bentuk serapan, pantulan dan hamburan.

3.      Interaksi Tenaga dengan Objek
Tenaga dalam penginderaan jauh merupakan tenaga penghubung yang membawa data tentang objek ke sensor dapat berupa bunyi, daya magnetik, gay berat, dan tenaga elektromagnetik.

4.        Sensor atau Alat Pengindera
Sensor adalah alat yang digunakan untuk melacak, mendeteksi, dan merekam suatu obyek dalam daerah jangkauan tertentu. Tiap sensor memiliki kepekaan tersendiri terhadap bagian spektrum elektromagnetik. Kemampuan sensor untuk merekam gambar terkecil disebut resolusi spasial. Semakin kecil obyek yang dapat direkam oleh sensor semakin baik kualitas sensor itu dan semakin baik resolusi spasial dari citra.

Jenis sensor dan sifatnya
Berdasarkan proses perekamannya, sensor dibedakan:
a.       Sensor Fotografi
Proses perekaman ini berlangsung secara kimiawi. Tenaga elektromagnetik diterima dan direkam pada emulsi film yang bila diproses akan menghasilkan foto. Kalau pemotretan dilakukan dari pesawat udara atau wahana lainnya, fotonya disebut foto udara. Tapi bila pemotretan dilakukan dari antariksa, fotonya disebut foto orbital atau foto satelit.
b.      Sensor Elektrik
Sensor ini menggunakan tenaga elektrik dalam bentuk sinyal elektrik. Alat penerima dan perekamannya berupa pita magnetik atau detektor lainnya. Sinyal elektrik yang direkam pada pita magnetik ini kemudian diproses menjadi data visual maupun menjadi data digital yang siap dikomputerkan. Pemerosesannya menjadi citra dapat dilakukan dengan dua cara, yakni:
1)  dengan memotret data yang direkam dengan pita magnetik yang diwujudkan secara visual pada layar monitor.
2)  dengan menggunakan film perekam khusus. Hasilnya berupa foto dengan film sebagai alat perekamnya, tapi film di sini hanya berfungsi sebagai alat perekam saja, maka hasilnya disebut citra penginderaan jauh.

5.   Pengolahan Data
Pengolahan data dapat dilakukan dengan cara manual yaitu dengan interpretasi secara visual, dan dapat pula dengan cara numerik atau cara digital yaitu dengan menggunakan komputer. Foto udara pada umumnya diinterpretasi secara manual, sedangkan data hasil penginderaan jauh secara elektronik dapat diinterpretasi secara manual maupun secara numerik.

6.       Pengguna Data
Penggunaan data (orang, badan, atau pemerintah) merupakan komponen paling penting dalam penginderaan jauh karena para penggunalah yang dapat menentukan diterima atau tidaknya hasil penginderaan jauh tersebut. Data yang dihasilkan mencakup wilayah, sumber daya alam suatu negara yang merupakan data sangat penting untuk kepentingan orang banyak, maka data ini penting dijaga penggunaannya.   data sangat penting untuk kepentingan orang banyak, maka data ini penting dijaga penggunaannya.

D.       Sistem Penginderaan Jauh
Sensor penginderaan jauh mendapatkan informasi tentang obyek dari jarak jauh. Informasi yang didapatkan ini berasal dari sejumlah energi yang datang dari obyek dan diterima oleh sensor. Energi terrekam oleh sensor satelit dengan nilai yang bervariasi antar satu obyek dengan obyek lainnya ataupun pada sebuah obyek namun dengan kondisi yang berbeda.
Energi merupakan unsur yang sangat penting sebagai penghantar informasi dalam penginderaan jauh. Tanpa adanya energi ini maka informasi tidak akan dapat diperoleh oleh sensor satelit. Dengan demikian keberadaan energi yang masuk ke sensor adalah hal pokok dari perolehan informasi tentang obyek di muka bumi. Dengan mendasarkan pada bentuk energi ini, penginderaan jauh dapat dibedakan menjadu dua bentuk yaitu penginderaan jauh system pasif dan penginderaan jauh system aktif.
Penginderaan jauh sistem pasif adalah penginderaan jauh yang menggunakan energi yang berasal dari obyek. Energi dapat berupa pantulan dari sumber lain, yang dalam hal ini umumnya adalah matahari. Energi bersumber dari matahari. Energi dari matahari dipancarkan ke obyek dan kemudian terpantulkan menuju sensor. Energi dapat pula berasal dari pancaran suatu obyek seperti sumber-sumber thermal, misal lokasi kebakaran hutan, sumber panas bumi, dan lain-lain. Sensor satelit sistem ini tidak membangkitkan energi sendiri. Berbagai satelit sumber daya seperti Landsat, QuickBird, Ikonos, dan lain-lain adalah termasuk pada system penginderaan jauh pasif ini. Kelemahan penginderaan jauh sistem ini adalah resolusi spasialnya semakin kasar karena panjang gelombangnya semakin besar.
Penginderaan jauh system aktif adalah penginderaan jauh yang menggunakan energi yang berasal dari sensor tersebut. Sensor membangkitkan energi yang diarahkan ke obyek, kemudian obyek memantulkan kembali ke sensor. Energi yang kembali ke sensor membawa informasi tentang obyek tadi. Serangkaian nilai energi yang tertangkap sensor ini disimpan sebagai basis data dan selanjutnya dianalisis. Penginderaan jauh aktif dapat dilakukan pada siang ataupun malam hari. Sistem penginderaan jauh aktif tidak tergantung pada adanya sinar matahari, karena energi bersumber dari sensor. Contoh dari system penginderaan jauh aktif ini adalah system kerja radar. Radar membangkitkan energi yang diarahkan ke obyek. Energi yang sampai pada obyek sebagian terpantul dan kembali ke sensor. Sensor radar kembali menangkap energi tersebut, energi yang telah melakukan perjalanan menuju obyek. Pada umumnya sistem ini menggunakan gelombang mikro, tapi dapat juga menggunakan spektrum tampak, dengan sumber tenaga buatan berupa laser.
Tenaga elektromagnetik pada penginderaan jauh sistem pasif dan sistem aktif untuk sampai di alat sensor dipengaruhi oleh atmosfer. Atmosfer mempengaruhi tenaga elektromagnetik yaitu bersifat selektif terhadap panjang gelombang, karena itu timbul istilah “Jendela atmosfer”, yaitu bagian spektrum elektromagnetik yang dapat mencapai bumi. Adapun jendela atmosfer yang sering digunakan dalam penginderaan jauh ialah spektrum tampak yang memiliki panjang gelombang 0,4 mikrometer hingga 0,7 mikrometer. Spektrum elektromagnetik merupakan spektrum yang sangat luas, hanya sebagian kecil saja yang dapat digunakan dalam penginderaan jauh, itulah sebabnya atmosfer disebut bersifat selektif terhadap panjang gelombang. Hal ini karena sebagian gelombang elektromagnetik mengalami hambatan, yang disebabkan oleh butirbutir yang ada di atmosfer seperti debu, uap air dan gas. Proses penghambatannya terjadi dalam bentuk serapan, pantulan dan hamburan.
Analisa data penginderaan jauh memerlukan data rujukan seperti peta tematik, data statistik dan data lapangan. Hasil nalisa yang diperoleh berupa informasi mengenai bentang lahan, jenis penutup lahan, kondisi lokasi dan kondisi sumberdaya lokasi. Informasi tersebut bagi para pengguna dapat dimanfaatkan untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan dalam mengembangkan daerah tersebut. Keseluruhan proses mulai dari pengambilan data, analisis data hingga penggunaan data tersebut disebut Sistem Penginderaan Jauh (Purwadhi, 2001)

E.       Hasil Penginderaan Jauh
Dalam penginderaan jauh didapat masukan data atau hasil observasi yang disebut citra. Citra dapat diartikan sebagai gambaran yang tampak dari suatu objek yang sedang diamati, sebagai hasil liputan atau rekaman suatu alat pemantau. Sebagai contoh, memotret bunga di taman. Foto bunga yang berhasil kita buat itu merupakan citra bunga tersebut. Menurut Simonett (1983): bahwa citra sebagai gambaran rekaman suatu objek (biasanya berupa suatu gambaran pada foto) yang didapat dengan cara optik, elektro optik, optik mekanik atau elektronik. Di dalam bahasa Inggris terdapat dua istilah yang berarti citra dalam bahasa Indonesia, yaitu “image” dan “imagery”, akan tetapi istilah imagery dirasa lebih tepat penggunaannya (Susanto, 1986). Agar dapat dimanfaatkan maka citra tersebut harus diinterpretasikan atau diterjemahkan/ ditafsirkan terlebih dahulu.
Interpretasi citra merupakan kegiatan mengkaji foto udara dan atau citra dengan maksud untuk mengidentifikasi objek dan menilai arti pentingnya objek tersebut (Estes dan Simonett, 1975). Singkatnya interpretasi citra merupakan suatu proses pengenalan objek yang berupa gambar (citra) untuk digunakan dalam disiplin ilmu tertentu seperti Geologi, Geografi, Ekologi, Geodesi dan disiplin ilmu lainnya.
Dalam menginterpretasikan citra dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu:
a.       Deteksi ialah pengenalan objek yang mempunyai karakteristik tertentu oleh  sensor.
b.      Identifikasi ialah mencirikan objek dengan menggunakan data rujukan.
c.        Analisis ialah mengumpulkan keterangan lebih lanjut secara terinci.

Hasil proses rekaman data penginderaan jauh tersebut berupa:

a.       Data digital atau data numerik untuk dianalisis dengan menggunakan  komputer.
b.      Data visual dibedakan lebih jauh atas data citra dan data non citra untuk dianalisis dengan cara manual. Data citra berupa gambaran mirip aslinya, sedangkan data non citra berupa garis atau grafik.
c.        
Citra dapat dibedakan atas citra foto (photographic image) atau foto udara dan  non citra
1.      Citra Foto
Citra foto adalah gambaran yang dihasilkan dengan menggunakan sensor kamera. Citra foto dapat dibedakan berdasarkan:
a.      Spektrum Elektromagnetik yang digunakan
Berdasarkan spektrum elektromagnetik yang digunakan, citra foto dapat dibedakan atas:
1.         Foto ultra violet yaitu foto yang dibuat dengan menggunakan spektrum ultraviolet dekat dengan panjang gelombang 0,29 mikrometer.
2.         Foto ortokromatik yaitu foto yang dibuat dengan menggunakan spektrum tampak dari saluran biru hingga sebagian hijau (0,4 - 0,56 mikrometer).
3.         Foto pankromatik yaitu foto yang dengan menggunakan spektrum tampak mata.
4.         Foto infra merah yang terdiri dari foto warna asli (true infrared photo) yang dibuat dengan menggunakan spektrum infra merah dekat sampai panjang gelombang 0,9 mikrometer hingga 1,2 mikrometer dan infra merah modifikasi (infra merah dekat) dengan sebagian spektrum tampak pada saluran merah dan saluran hijau.
b.      Sumbu kamera
Foto udara dapat dibedakan berdasarkan arah sumbu kamera ke permukaan bumi, yaitu:
1.      Foto vertikal atau foto tegak (orto photograph), yaitu foto yang dibuat dengan sumbu kamera tegak lurus terhadap permukaan bumi.
2.      Foto condong atau foto miring (oblique photograph), yaitu foto yang dibuat dengan sumbu kamera menyudut terhadap garis tegak lurus ke permukaan bumi. Sudut ini pada umumnya sebesar 10 derajat atau lebih besar. Tapi apabila sudut condongnya masih berkisar antara 1 - 4 derajat, foto yang dihasilkan masih digolongkan sebagai foto vertikal.

Foto condong masih dibedakan lagi menjadi:
a.       Foto agak condong (low oblique photograph), yaitu apabila cakrawala tidak tergambar pada foto.
b.      Foto sangat condong (high oblique photograph), yaitu apabila pada foto tampak cakrawalanya.
c.       Warna yang digunakan
Berdasarkan warna yang digunakan, citra foto dapat dibedakan atas:
1.            Foto berwarna semua (false colour).
Warna citra pada foto tidak sama dengan warna aslinya. Misalnya pohonpohon yang berwarna hijau dan banyak memantulkan spketrum infra merah, pada foto tampak berwarna merah.
2.            Foto berwarna asli (true colour).
Contoh: foto pankromatik berwarna.
d.      Wahana yang digunakan
Berdasarkan wahana yang digunakan, ada 2 (dua) jenis citra, yakni:
1) Foto udara, dibuat dari pesawat udara atau balon
2) Foto satelit/orbital, dibuat dari satelit
2.      Citra Non Foto
Citra non foto adalah gambaran yang dihasilkan oleh sensor bukan kamera Citra non foto dibedakan atas:
a.            Spektrum elektromagnetik yang digunakan
Berdasarkan spektrum elektromagnetik yang digunakan dalam penginderaan, citra non foto dibedakan atas:
1.      Citra infra merah thermal, yaitu citra yang dibuat dengan spektrum infra merah thermal. Penginderaan pada spektrum ini mendasarkan atas beda suhu objek dan daya pancarnya pada citra tercermin dengan beda rona atau beda warnanya.
2.      Citra radar dan citra gelombang mikro, yaitu citra yang dibuat dengan spektrum gelombang mikro. Citra radar merupakan hasil penginderaan dengan sistim aktif yaitu dengan sumber tenaga buatan, sedang citra gelombang mikro dihasilkan dengan sistim pasif yaitu dengan menggunakan sumber tenaga alamiah.


b.            Sensor yang digunakan
Berdasarkan sensor yang digunakan, citra non foto terdiri dari:
1)            Citra tunggal, yakni citra yang dibuat dengan sensor tunggal, yang salurannya lebar.
2)            Citra multispektral, yakni citra yang dibuat dengan sensor jamak, tetapi salurannya sempit, yang terdiri dari:
·         Citra RBV (Return Beam Vidicon), sensornya berupa kamera yang hasilnya tidak dalam bentuk foto karena detektornya bukan film dan prosesnya non fotografik.
·         Citra MSS (Multi Spektral Scanner), sensornya dapat menggunakan spektrum tampak maupun spektrum infra merah thermal. Citra ini dapat dibuat dari pesawat udara.
c.             Wahana yang digunakan
Berdasarkan wahana yang digunakan, citra non foto dibagi atas:
1)      Citra Dirgantara (Airborne Image), yaitu citra yang dibuat dengan wahana yang beroperasi di udara (dirgantara).
Contoh: Citra infra merah thermal, citra radar dan citra MSS. Citra dirgantara ini jarang digunakan.
2)      Citra Satelit (Satellite/Spaceborne Image), yaitu citra yang dibuat dari antariksa atau angkasa luar. Citra ini dibedakan lagi atas penggunaannya, yakni:
a)     Citra satelit untuk penginderaan planet. Contoh: Citra satelit Viking (AS), Citra satelit Venera (Rusia)
b)     Citra satelit untuk penginderaan cuaca. Contoh: NOAA (AS), Citra Meteor (Rusia).
c)      Citra satelit untuk penginderaan sumber daya bumi. Contoh: Citra Landsat (AS), Citra Soyuz (Rusia) dan Citra SPOT (Perancis).
d)      Citra satelit untuk penginderaan laut. Contoh: Citra Seasat (AS), Citra MOS (Jepang).
Pada dasarnya kegiatan interpretasi citra terdiri dari 2 proses, yaitu melalui pengenalan objek melalui proses deteksi dan penilaian atas fungsi objek.
a.       Pengenalan objek melalui proses deteksi yaitu pengamatan atas adanya suatu objek, berarti penentuan ada atau tidaknya sesuatu pada citra atau upaya untuk mengetahui benda dan gejala di sekitar kita dengan menggunakan alat pengindera (sensor). Untuk mendeteksi benda dan gejala di sekitar kita, penginderaannya tidak dilakukan secara langsung atas benda, melainkan dengan mengkaji hasil rekaman dari foto udara atau satelit.
b.      Identifikasi.
Ada 3 (tiga) ciri utama benda yang tergambar pada citra berdasarkan ciri yang terekam oleh sensor yaitu sebagai berikut:
•         Spektoral
Ciri spektoral ialah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga elektromagnetik dan benda yang dinyatakan dengan rona dan warna.
•         Spatial
Ciri spatial ialah ciri yang terkait dengan ruang yang meliputi bentuk, ukuran, bayangan, pola, tekstur, situs, dan asosiasi.
•         Temporal
Ciri temporal ialah ciri yang terkait dengan umur benda atau saat perekaman.

F.       Unsur Interpretasi Citra
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengamati kenampakan objek dalam foto udara, yaitu:
1.      Rona dan Warna
Rona atau tone adalah tingkat kecerahan atau kegelapan suatu objek yang terdapat pada foto udara atau pada citra lainnya. Pada foto hitam putih rona yang ada biasanya adalah hitam, putih atau kelabu. Tingkat kecerahannya tergantung pada keadaan cuaca saat pengambilan objek, arah datangnya sinar matahari, waktu pengambilan gambar (pagi, siang atau sore) dan sebagainya.
Pada foto udara berwarna, rona sangat dipengaruhi oleh spektrum gelombang elektromagnetik yang digunakan, misalnya menggunakan spektrum ultra violet, spektrum tampak, spektrum infra merah dan sebagainya. Perbedaan penggunaan spektrum gelombang tersebut mengakibatkan rona yang berbeda-beda. Selain itu karakter pemantulan objek terhadap spektrum gelombang yang digunakan juga mempengaruhi warna dan rona pada foto udara berwarna.
2.      Bentuk
Bentuk-bentuk atau gambar yang terdapat pada foto udara merupakan konfigurasi atau kerangka suatu objek. Bentuk merupakan ciri yang jelas, sehingga banyak objek yang dapat dikenali hanya berdasarkan bentuknya saja. Contoh:
1)      Gedung sekolah pada umumnya berbentuk huruf I, L, U atau empat persegi panjang.
2)      Gunung api, biasanya berbentuk kerucut.
3.      Ukuran
Ukuran merupakan ciri objek yang antara lain berupa jarak, luas, tinggi lereng dan volume. Ukuran objek pada citra berupa skala, karena itu dalam memanfaatkan ukuran sebagai interpretasi citra, harus selalu diingat skalanya.
Contoh: Lapangan olah raga sepakbola dicirikan oleh bentuk (segi empat) dan ukuran yang tetap, yakni sekitar (80 m - 100 m).
4.      Tekstur
Tekstur adalah frekwensi perubahan rona pada citra. Ada juga yang mengatakan bahwa tekstur adalah pengulangan pada rona kelompok objek yang terlalu kecil untuk dibedakan secara individual. Tekstur dinyatakan dengan: kasar, halus, dan sedang Misalnya: Hutan bertekstur kasar, belukar bertekstur sedang dan semak bertekstur halus, Pabrik dapat dikenali dengan bentuknya yang serba lurus dan ukurannya yang besar, jauh lebih besar dari ukuran rumah mukim pada umumnya. Pabrik itu berasosiasi dengan lori yang tampak pada foto dengan bentuk empat persegi panjang dan ronanya kelabu, mengelompok dalam jumlah besar .
5.      Pola
Pola atau susunan keruangan merupakan ciri yang menandai bagi banyak objek bentukan manusia dan bagi beberapa objek alamiah. Contoh: Pola aliran sungai menandai struktur geologis. Pola aliran trelis menandai struktur lipatan. Permukiman transmigrasi dikenali dengan pola yang teratur, yaitu ukuran rumah dan jaraknya seragam, dan selalu menghadap ke jalan. Kebun karet, kebun kelapa, kebun kopi mudah dibedakan dari hutan atau vegetasi lainnya dengan polanya yang teratur, yaitu dari pola serta jarak tanamnya.
6.      Bayangan
Bayangan bersifat menyembunyikan detail atau objek yang berada di daerah gelap. Meskipun demikian, bayangan juga dapat merupakan kunci pengenalan yang penting bagi beberapa objek yang justru dengan adanya bayangan menjadi lebih jelas.
Contoh: Lereng terjal tampak lebih jelas dengan adanya bayangan, begitu juga cerobong asap dan menara, tampak lebih jelas dengan adanya bayangan.
Foto-foto yang sangat condong biasanya memperlihatkan bayangan objek yang tergambar dengan jelas, sedangkan pada foto tegak hal ini tidak terlalu mencolok, terutama jika pengambilan gambarnya dilakukan pada tengah hari.
7.      Situs
Situs adalah letak suatu objek terhadap objek lain di sekitarnya. Misalnya permukiman pada umumnya memanjang pada pinggir beting pantai, tanggul alam atau sepanjang tepi jalan. Juga persawahan, banyak terdapat di daerah dataran rendah, dan sebagainya.
8.      Asosiasi
Asosiasi adalah keterkaitan antara objek yang satu dengan objek yang lainnya.
Contoh: Stasiun kereta api berasosiasi dengan jalan kereta api yang jumlahnya lebih dari satu (bercabang).
9.      Konvergensi Bukti
Konvergensi bukti ialah penggunaan beberapa unsur interpretasi citra sehingga lingkupnya menjadi semakin menyempit ke arah satu kesimpulan tertentu.
Contoh: Tumbuhan dengan tajuk seperti bintang pada citra, menunjukkan pohon palem. Bila ditambah unsur interpretasi lain, seperti situsnya di tanah becek dan berair payau, maka tumbuhan palma tersebut adalah sagu.

BAB III
KESIMPULAN

Penginderaan Jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang obyek, daerah, atau gejala dengan jalan menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadap obyek, daerah, atau gejala yang dikaji (Lillesand and Kiefer, 1979).
Citra adalah gambaran rekaman suatu obyek (biasanya berupa gambaran pada foto) yang dibuahkan dengan cara optik, elektro-optik, optik mekanik, atau elektronik dan dipasang pada wahana. Tujuan utama dari penginderaan jauh adalah untuk mengumpulkan data sumber daya alam dan lingkungan Komponen Penginderaan Jauh yaitu : sumber tenaga, atmosfer, interaksi tenaga dengan objek di permukaan bumi, sensor, sistem pengolahan data, dan dan berbagai penggunaan data. Penginderaan jauh dapat dibedakan menjadu dua bentuk yaitu penginderaan jauh system pasif yang menggunakan energi yang berasal dari obyek. Energi dapat berupa pantulan dari sumber lain, yang dalam hal ini umumnya adalah matahari dan penginderaan jauh system aktif yang menggunakan energi yang berasal dari sensor tersebut.
interpretasi citra merupakan suatu proses pengenalan objek yang berupa gambar (citra) untuk digunakan dalam disiplin ilmu tertentu seperti Geologi, Geografi, Ekologi, Geodesi dan disiplin ilmu lainnya. Dalam menginterpretasikan citra dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu:
1.      Deteksi ialah pengenalan objek yang mempunyai karakteristik tertentu oleh  sensor.
2.      Identifikasi ialah mencirikan objek dengan menggunakan data rujukan.
3.       Analisis ialah mengumpulkan keterangan lebih lanjut secara terinci.
Karakteristik yang tergambar pada citra dan digunakan untuk mengenali objek disebut unsur interpretasi citra yang meliputi : rona/ warna, ukuran, bentuk, pola, tekstur, bayangan, situs, asosiasi, dan konvergensi bukti