SELAMAT DATANG DI RUMAH ONLINE SYAHID MUJIBUR ROHMAN EL FURQONI

Minggu, 12 Mei 2019

PENERIMAAN SANTRI BARU PONDOK MODERN AL FURQON 2019/2020



PENERIMAAN SANTRI BARU PONDOK MODERN AL FURQON 2019/2020




Pada tahun ini Pondok Modern Al Furqon kembali membuka pendaftaran santri baru tahun ajaran 2019/2020. Pendaftaran santu pintu untuk semua jenjang di lingkup Pondok Modern Al Furqon mulai dari :
1. TK Islam AL Furqon
2. SDS Islam AL FUrqon
3. MTs. PSA Istiqomah Islamiyah
4. MA.PSA. Istiqomah Islamiyah

Untuk jenjang MTs dan MA para santri diwajibkan untuk Mondok sebagai sarat utama dan paling utama.


Syarat silahkan di baca di Brosur......




Sekilas Kegiatan Santri :

1. Saat mewakili Penampilan KEMENAG TUBABA dalam acara MTQ 47 Lampung






2. Penutupan Ekstrakulikuler


3. Foto bersama kelas Akhir KMI


4. Kegiatan Olahraga


Jangan lupa subscarbe chenelnya yaa gaes : https://www.youtube.com/channel

4. SDS ISLAM AL FURQON



Jangan lupa subscarbe chenelnya yaa gaes : https://www.youtube.com/channel

KUNJUNGAN WISATA MA. PSA. ISTIQOMAH ISLAMIYAH TUBABA



MA.PSA. ISTIQOMAH ISLAMIYAH
oleh: Syahid.M.R




            Jogjakarta, Jawa Tengah, dan Bandung menjadi destinasi kunjungan alumni ke 7 MA.PSA. Istiqomah Islamiyah Tulang Bawang Barat, agenda yang dilaksanakan setelah Ujian Nasional Berbasis Komputer ini di Pimpin kepala sekolah Syahid M.R, S.Pd  secara langsung dengan di dampingi 2 dewan guru, adapun kunjungan utama adalah Pondok Pesantern Baitussalam Prambanan, untuk melihat suasana pondok tersebut dan belajar mengenai budidaya lele yang konon katanya mengandung omega 3, kunjungan yang berlangsung selama 5 hari ini berlangsung lancer tanpa ada kendala.

            Di Jogjakarta tempat yang di kunjungi antara Lain, Ponpes Baitussalam sebagai tujuan utama, Taman Rekreasi Tebing Breksi, konveksi kaos Gareng, produksi bakpia, kunjungan kraton Jogjakarta, dan malioboro bringharjo, kemuadian bertolah menuju Magelang, Jawa Tengah Menuju Candi Borobudur, Sore harinya bertolak menuju bandung dengan dua destinasi yaitu Gunung tangkuban Perahu dan wisata belanja Cibaduyut.

            Perjalanan ini menggunakan jasa Trevel and Tour Tri Laskar Wisata dengan menggunakan armada yang nyaman dan fasilitas terbaiknya, untuk yang memiliki rencana wisata dapat menghubungi langsung Melalui WA : 0821-7527-3848 (Owner TRI LASKAR WISATA) atau 0856-6990-1010 (Ragil KunKun)

(Armada yang di gunakan TRI LASKAR WISATA)

Di bawah ini cuplikan perjalanan kami :

1. Candi Borobudur


2. Tangkuban Perahu


3. Musium Dirgantara

4. Tebing Breksi


5. Kekompakan Santri


6. Senam di Lembang


Jangan lupa subscarbe chenelnya yaa gaeshttps://www.youtube.com/channel

Minggu, 05 Mei 2019

PESONA KABUPATEN TUBABA, LAMPUNG

PESONA KABUPATEN TUBABA, LAMPUNG
oleh : Syahid.MR




Pesona Tulang Bawang Barat yang begitu indah sebagai Kabupaten baru berusia 10 tahun telah memberikan warna berbeda pada Provinsi Lampung Di bawah Bupati dan wakilnya H. Umar Ahmad dan H. Fauzi Hasan. dengan luas wilayah 1.201,15 KM yang terbagi atas 9 Kecamatan.
(Peta Tulang Bawang Barat)

Berikut ini beberapa Pesona Tubaba yang di Ambil 1 Tahun Terakhir :



1. Opening Ceremony MTQ 47 Prov. Lampung Di TUBABA


2. Keindahan Lorong Bambu TUBABA




3. Pawai MTQ dari seluruh Kabupaten Kota Se-Lampung



4. Keindahan Pencahayaan Masjid Baitussobur di malam hari



5. Bonsai Asem Ratusan Juta milik TUBABA



6. Festifal TUBABA dengan tari NENEMO-nya


7. Islamic Center Di Malam Hari


8. Islamic Center di Sore HAri

Kunjungi Juga Chenel Youtub https://www.youtube.com/channel untuk melihat perkembangan dan kegiatan di Tulang Bawang Barat. jangan lupa di Subscrabe supaya mendapatkan Notifikasi bila ada Video yang Baru. 

Rabu, 24 April 2019

REFLEKSI 30 TAHUN BERDIRINYA AL FURQON


REFLEKSI 30 TAHUN BERDIRINYA AL FURQON
Oleh: Syahid M Rohman


Sumatra adalah pulau terbesar ke Enam di dunia yang merupakan pulau besar dari lima pulau yang ada di Indonesia, terletak di sebelah barat Negara kesatuan Republik Indonesia terbentang dari Nanggro Aceh Darussalam sampai dengan Lampung. Lampung merupakan daerah Transmigrasi terdapat desa yang bernama Kampung Panaragan Jaya, sebuah kampong transmigrasi yang dating kepadanya penduduk dari  Jawa Barat, Tengah, Timur bahkan sampai Pulau Dewata.
Mereka dating bukan hanya untuk memperbaiki taraf hidup, tetapi juga berniat untuk membangun Negara pada umumnya dan Lampung pada khususnya, mereka datang pada tahun 1973 dengan disertai beberapa dari anggota aktif TNI AU, TNI AD, dan anggota BRIMOB. Kampung yang berjarak 7 kilometer dari kecamatan, 54 kilometer dari ibu kota Kabupaten Lampung Utara, 22 kilometer dari Kabupaten Pebantu dan 126 kilometer dari Ibukota Provinsi dinamakan Kampung Panaragan Jaya.

Setiba mereka tiba dikampung tersebut, mereka terbagi dengan  beberapa wilayah dari dusun I hingga dusun VII. Jumlah penduduk yang tidak kurang dari 400 kk ini mulai mengembangkan dan menata desa yang mereka datangi ini, perjalanan yang menyulitkan hingga tahun 1980-an belum ada kepastian dari program daerah yang mereka kembangkan ini. Beberapa pengembang mulai memberikan motivasi diantaranya benih kelapa hibrida untuk ditanam di sekitar 400-an ha, baru ditahun 1978 benih karet itu mulai ditanam dan menambah inkam penghasilan yang cukup bagi masyarakat.

Kemajuan sosial dan ekonomi akan berbahaya jika tidak diimbangi dengan agama yang sempurna, beberapa pemuka agama mulai berfikir dan risau akan perkembangan itu, maka berdirilah jamaah pengajian keluarga yang dikelola dari rumah ke rumah, meskipun suasana malam tanpa penerangan listrik mereka tetap bersyukur, rasa syukur itu mereka iringi dengan kegiatan agama yang berkesinambungan. Setelah beberapa lama pengajian berkembang timbullah untuk mencari kegiatan anak-anak seperti belajar Al-qur’an dalam bentuk madrasah yang mempunyai kurikulum diniyah yang mengajarkan kitab-kitab Fikih dan Tauhid serta materi lainnya. Pemikiran dan pola yang dikembangkan ternyata membuat perbedaan dalam mengembangkan pendidikan agama ini, orientasi kehidupan yang berbeda membuat madrasah ini terkubur kembali tidak berjalan dan vakum beberapa tahun.

Pada 24 april tahun 1989, di sekitar suku II kebun agung beberapa para pendiri madrasah silam seperti bapak Arif Nur Ali, bapak Hadi Sutresno, dan bapak Qomaruddin mempunyai beberapa gagasan untuk menghidupkan syi’ar Islam melalui baca tulis dan kajian keislaman di salah satu rumah penduduk. Beberapa santri berdatangan, kajian pembelajaran dipenuhi dengan Ilmu Tauhid, Fiqih dan Filsafat Kehidupan dan ateri kepanduan. Tidak kurang dari 125 santri belajar di tempat tersebut untuk menimba ilmu melalui program diniyah.

Tahun 1990 itulah mulai diadakan pendidikan formil dengan program KMI ( kuliyyatul mu’allimin islamiyyah ) yang berhaluan pada pendidikan modern, program berjalan dengan baik dan sempurna. Beberapa tokoh agama mengabdikan dirinya untuk membangun kemajuan pondok tersebut, hingga dibangun musholla sebagai pusat kegiatan, mulai dari sholat jama’ah dan latihan khithobah ( pidato ) dan kegiatan lainnya. Program pendidikan berjalan santri mulai mengikuti kegiatan pekerjaan yang luar biasa dan bercita-cita jauh ini ternyata kurang mendapat respon dari beberapa kalangan masyarakat, karena pondok berorientasi pada keilmuan bukan pada hal keilmuan itu saja, terjadilah kegoncangan secara kelembagaan dari pada pengasuh yang kurang satu pandangan dan beberapa factor yang membuat perjalanan pendidikan menjadi tidak stabil di tahun 1994, lembaga tersebut vakum dant idak lagi berdaya upaya untyk berbuat pada umat dan bangsa

Pondok Modern Al-Furqon itulah nama yang sejak awal menjadi ciri khasnya lembaga, tujuan untuk membedakan suatu prinsip yang dalam kehidupan membuat pola menjadi bayangan radikal dan ekstrim, masyarakat yang baru mengenal agama kurang siap dan pendidikan Al-Furqon belum siap berada di tengah masyarakat yang sangat labil pandangan hidupnya dalam mensikapi prinsip kebenaran. Akhirnya Al-Furqon hanya sebuah tempat untuk mengaji beberapa anak saja hingga beberapa tahun. Situa tidsk boleh kehilangan tongkat dua kali, si muslim tidak boleh terjerumus dalam satu lobang yang sama dua kali.

Beberapa tahun merenung dan berfikir serta merintih di hadapan Sang Ilahi, untuk memberikan yang terbaik dari perjalan ini, ujian sangat berat namun semua diterima dengan penuh kesabaran dan ketabahan, senyum dan harapan selalu ada pada sebagian pendiri, perjuangan tidak pernah akan berhenti, perbuatan untuk agama tidak boleh putus asa, rahmat Alloh akan dekat kepada hamba-hamba-Nya yang berbuat baik, manusia tidak pernah akan tahu rahasia apa di balik perbuatan Allah Tuhan Sang Maha Tahu lagi Maha Pengatur. Prinsip itu tidak pernha hilang, keyakinan itu tidak boleh pudar, semangat beriman senantiasa wajib ditumbuhkan gairah perjuangan harus dipupuk dengan aneka ragam agar menghasilkan karya yang diiringi dengan ridho Allah SWT. Menunggu kesabaran, menerima kenyataan dan pasrah dengan diiringi usaha itulah yang tidak pernah hilang dalam lubuk.

Ustadz Muhyiddin Pardi, bagian dari pendiri Pondok Modern Al-Furqon menepi di sebuah sungai kecil dengan sunyinya malam, gemericiknya air rawa, terkadang terdengar suara binatang yang saling bersambut bersenandung menghibur hamba Tuhan yang mengharap perjalanan esok lebih baik, gedung yang sederhana, rumah yang hamper tiada harganya, ditempati oleh sang ustadz tersebut. Musholla yang kecil, tempat tinggal yang sesak selalu memimpikan kapan akan ada perjalanan indah.

Bulan Juni tahun 2003/2004, waktu sudah berbunyi menandakan getaran hati dan tekad mulai berkumandang dalam hati, antara keyakinan dan harapan, anak-anak desa yang lugu dan mungil seolah menaruh harapan bagi umat, sejak itulah berdiri TK Islam Al-Furqon dengan santri 24 anak, Ibu Sundari, Ibu Lilis Miswati, Ibu Meilina, dan Ibu Firnani adalah bagian dari pelopor sejarah berdirinya cikal bakal Taman Kanak-Kanak tersebut. 2 tahun kemudian masyarakat menghendaki untuk berdirinya sekolah dasar sebagai lanjutan Taman Kanak-Kanak tersebut,2004/2005 Sekolah Dasar slam Al-Furqon beroperasi, dengan dipacu waktu serta keadaan yang memaksa tahun 2007/2008 berdirilah MTs dan tahun 2010/2011 berdiri Aliyah.

     Tuhan Maha Tahu dan Maha Kuasa apa yang harus dilakukan untuk hambaNya, kesabaran tidaklah disia-siakan, seiring perjalanan waktu saat ini lembaga pendidikan yang dibawah naungan Yayasan Istiqomah Islamiyyah berdiri dengan membawa kemaslahatan umat di Kampong Panaragan Jaya.

Al Furqon Kini………

Kampung Panaragan Jaya kini merupakan ibukota Kabupaten Tulang Bawang Barat, kabupaten baru berusia satu dasawarsa, Pondok Al Furqon semakin berkembang dan terus memperelok wajahnya, sebagai pusat pendidikan Islam dengan empat Sub Lembaga, TK dan SD Islam Al Furqon serta MTs dan MA PSA Istiqomah Islamiyah, santru sudah mendekati angka 700. Sebagai lembaga pendidikan Islam di tengah-tengah jantung ibukota Kabupaten menjadikan Al Furqon menjadi tempat rujukan kegiatan keIslaman di antaranya MTQ baik tingkat Kabupaten Maupun Provinsi.
Pondok Modern Al Furqon memiliki "MOTTO BERDIRI DI ATAS DAN UNTUK SEMUA GOLONGAN" AL Furqon tidak berafiliasi pada keorganisasian Masyarakat, golongan apalagi berpartai, Al Furqon ingin menjadi lembaga Perekat Umat agar bebas dari tarik menarik kepentingan dan akan selalu fokus pada pendidikan untuk membangun kader- kader umat Islam diwaktu yang akan datang.
Jika Guru Al Furqon 99% orang Muhammadiyah Al Furqon Tidak bisa di Muhammadiyah kan, jika Guru Al Furqon 99% NU tidak bisa juga pondok ini di NU kan. Begitupula dengan santrinya jika santrinya 100% anak-anak orang NU maka pondok ini (al Furqon) tidak bisa di NU kan sama juga jika 100% santrinya anak-anak Muhammadiyah pondok ini juga tidak bisa di Muhammadiyah kan. Oleh karena itu, ketika masuk Al Furqon semua atribut keorganisasian, golongan, bahkan partai wajib hukumnya ditinggalkan sementara, nanti setelah para santri lulus dari Pondok silakan dibebaskan mau organisasi pergerakannya apa, berpartai apa.
Lalu siapa santri2 Al Furqon? 
Santri Al Furqon adalah anak-anak umat Islam, ya ada yang dari Muhammadiyah, ada yang dari NU, anak-anak jamaah tablig, anak-anaknya partai Merah, Kuning, Hijau dll. Itulah mengapa berdiri di atas dan untuk semua golongan dijadikan motto untuk perekat Umat Islam agar bersatu menjunjung ajaran agama Islam itu sendiri.
Kalau ada yang tanya Pondok Al Furqon Itu miliknya kiyai siapa?
            Maka jawabannya adalah pondok ini milik Umat islam, bukan milik perseorangan tapi milik Umat, pondok bukan milik keluarga dan sebaginya pondok Al Furqon adalah milik Umat islam.

AL FURQON ADALAH MILIK UMAT ISLAM BUKAN MILIK KELUARGA

Senin, 22 April 2019

UM METRO MEMBAWAKU MENJADI TOP LEADER DALAM USIA MUDA



 Hasil gambar untuk um metro lampung
sumber gambar : https://ummetro.ac.id

Solusi Sukses Masa Depan begitulah Motto Universitas Muhammadiyah Metro Lampung yang memberikan doktrin kepada mahasiswanya untuk menatap masa depan dimasa yang akan datang. Kota Metro menjadi saksi bisu bagaimana perjuangan anak manusia dalam menempuh pendidikan di kampus dengan prestasi dan integritas serta dedikasi yang tinggi untuk menyiapkan generasi bangsa yang lebih baik, ditopang dengan fasilitas pendukung yang sangat memadai, selain itu di dukung dengan managemen kampus dan dosen yang professional. (www.ummetro.ac.id)

Cerita ini dimulai tahun 2011 saat itu saya pernah tidak lulus tes masuk UM Metro gelombang satu, dan itu bukan merupakan masalah besar karena pendaftaran sampai tiga gelombang. Tak lama dari tidak lolosnya gelombang satu makan mendaftarkan diri digelombang dua dan alhamdulillah  lolos di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Biologi. Waktu terus bergulir dari karir kemahasiswaan mulai terlihat baik. Kegatan Prodi maupun Laboratorium dan beberapa UKM di UM Metro. Pada 2012 saya di promosikan menjadi pengurus organisasi Prodi yang bernama AMPIBI dan menjadi koordinator Pengkaderan, setahun berselang dipilih sebagai Bendahara Umum AMPIBI masa bakti 2013/2014.

Dalam kepengurusan kami memiliki tekat yang besar untuk melebarkan sayap organisasi menuju level nasional yaitu tergabunnya dengan Ikatan Himpunam Mahasiswa Biologi Indonesia (IKAHIMBI) dan secara otomatis membawa nama besar kampus UM Metro di level Nasional melalui kegiatan keprodian. Pada tangal 4 Desember 2013 kami berangkat ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk memdaftarkan AMPIBI bergabung dengan Ikahimbi dalam Acara Musyawarah Nasional Mahasiswa Biologi Seluruh Indonesia. Saat itu delegasi dari Ampibi UM Metro saya sendiri dan Ahmad Fatoni yang merupakan Ketua Umum AMPIBI. Sembilan hari di kota Makasar dengan misi mengepakkan sayap untuk menuju yang lebih baik selama 16 tahun fakum di even nasional untuk kegiatan keprodian biologi dalam hal ini AMPIBI.

Syurkur Alhamdulillah pada tahun itu juga saya sebagai orang pertama di AMPIBI menjadi pengurus nasional IKAHIMBI bidang komunikasi dan informasi pengurus pusat IKAHIMBI dan ini menjadi jawaban atas kerja keras dan perjuangan serta akan menjadi kenangan setelah lulus dari kampus terbaik ke 3 di Provinsi Lampung pada tahun ini. Kabar ini langsung saya sampaikan dengan kaprodi Pendidikan Biologi yang pada waktu ini Dr. Hening Widowati, M.Si. yang menyambut dengan positif. Kerja keras ini juga tak terlepas dari dukungan financial yang memberangkatkan kami ke Pulau Sulawesi saat itu di antaranya: (1) Rektor UM Metro Dr. Handoko, (2) Kajur Pendidikan MIPA Dr. Agus Sutanto (3) Dekan 1 Dr. Muhfahroyin, (4) Direktur Pasca sarjana Dr. Achyani dan (5) Dosen Pendidikan Biologi Bapak Dr. Agus Sujarwanta, Agil Lepianto, M.Pd, Rasuane Noor, M.Sc, Anak Agung Oka, M.Pd.

Selain keorganisasian prodi saya juga aktif dalam kegiatan laboratorium dibawah arahan Kepala Laboratorium IPA ibunda Mulyani, M.TA. dan ibunda Kartika, M.Bts. karir asisten Laboratorium dimulai pada tahun 2013 sebagai asisten Lab. Biologi Umum dan merupakan asisten pertama dari dosen muda bapak Agil Lepianto, M.Pd. kegaiatan di laboratorium saya jalani sampai semester akhir, adapun mata Praktikum yang pernah saya bimbing antara lain, Biologi Umum, Botani Tumbuhan Rendah, Morfologi Tumbuhan. Padatnya jadwal membuat saya berangkat pukul 07:00 dari kos tempat saya tinggal dan kembali pukul 17:00 dan itu hampir setiap hari, kalau di rasa lelah sangat lelah tapi saya sadar ini adalah proses belajar yang tidak bias saya sia-siakan dan saya yakin ini adalah awal dari kesuksesan masa depan saya sebagaimana kampus mendoktrin saya bahwa kuliah di UM Metro merupakan Solusi Sukses Masa Depan. kegiatan praktikum yang pernah saya lakukakan bisa di lihat video di bawah ini:

(Praktikum di Pulau Sebesi dan Anak Gunung Krakatau)

Semester demi semester saya jalani dan tiba di semester enam dimana saya tertantang untuk mengikuti penelitian satu payung Flora Hibah dari Pemerintah Kota Metro dengan dosen pembimbing Dr. Achyani, M.Si. dan Tim selama tiga bulan saya dan TIM Fauna kota metro menjelajadi sudut-sudut kota untuk mencari dan mengidentifikasi fauna yang ada di Kota Metro. Mamalia Rodentia saat itu menjadi fokus penelitian saya untuk di inventarisir, setiap hari minggu berkutat dengan lebatnya pepohonan hutan kota dan pinggiran sungai saya pun menyelesaikan penelitian tersebut bersama tim dari mahasiswa strata satu dan mahasiswa pascasarjana Biologi UM Metro. Data yang kami miliki kemudian bisa di jadikan Skripsi syarat akhir kesarjanaan kami oleh karena itu saya semester enam setidaknya sudah menyelesaikan 75% Skripsi, dan itu merupakan kenangan yan prestasi penuh perjuangan.

Semester Tujuh berlalu dan saya sudah menyelesaikan semua mata kuliah di Pendidikan Biologi  masih tersisa penyelesaian Skripsi dan tugas  menjadi Asisten Lab. Akhir-akhir sebelum wisuda saya mengajukan diri di lembaga yang memberikan biaya Pendidikan selama kuliah untuk mengikuti workshop bimbingan teknis kepala laboratorium dan pengajuan itu di setujui dan saya mengikuti bimbingan tersebut untuk calon Kepala Lab Biologi SMA, saya ikuti selama tujuh hari dimulai dari pukul 08:00 – 17:00 selama satu minggu, saya dan peserta lain di ajarkan bagaimana memanagemen Lab khususnya Lab Biologi tingkat SMA. Setelah seminggu berlalu dan di nyatakan lulus dengan memperoleh sertifikat Kepala Lab. Biologi SMA dengan 56 Jam Pelatihan.
UM Metro kampus pilihanku dari lulus SLTA saya tidak mendaftar di kampus lain selain UM Metro, Kampus yang mengajarkan mahasiswa tentang bagaimana sukses di masa yang akan dating, kampus yang mengajarkan kekeluargaan yang kokok, kampus yang memberikan pandangan bagi mahasiswanya bagaimana harus melangkah setelah wisuda, dan itu saya temukan di UM Metro kampusku. Badi yang ingin lebih mengenal UM Metro dapat mengunjungi webside resmi di alamat https://www.ummetro.ac.id  

Masa pendidikan selesai ……………

Tiga Bulan setelah wisuda saya mulai berkecimpung di dunia pendidikan tepatnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Mulai mengajar di lembaga pendidikan Islam Pondok Modern Al Furqon sebagai guru IPA selain itu juga di beri tugas tambahan sebagai staf tata usaha Pondok yang membawahi empat tata usaha Sub Lembahga yang ada di Pondok tersebut yaitu Tata Usaha TK, SD, MTs, dan MA yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Bagian Tata Usaha, posisi ini hanya bertahan satu tahun.

Di tahun kedua setelah mengajar dipromosiakan menjadi wakil kepala sekolah tingkat Madrasah Aliyah atau setara dengan SMA bagian kurikulum, pada posisi ini di uji bagaimana harus mempraktekkan mata kuliah yang dulu pernah di dapat di UM Metro dengan dosen Pengampu Dr. Muhfahroyin, M.TA. membuka file-file yang tersimpan di laptop dan tak lama sudah terbiasa dengan posisi tersebut hal ini saya sadari tak terlepas dari bimbingan para dosen di UM Metro yang membekali Mahasiswanya untuk sukses di masa depan setelah wisuda, amanah ini saya emban selama dua tahun (2017-2018).

Puncaknya menjelang akhir tahun 2018 saya di amanahkan menjadi nahkoda sebuah lembaha yang ada di Pondok Modern Al Furqon sebagai Kepada Madrasah Aliyah, tak lama berfikir saya terima menjadi kepala Madrasah termuda dalam usia 26 Tahun mungkin bahkan Kepala Madrasah termuda di Indonesia, karena iseng-iseng pernah mencari Kepala Madrasah termuda yang tercatata pada usia 35 tahun bernama Eryk Nurhayati kepala Madrasah MTsN Piyungan Bantul (Sumber: www.merdeka.com).

UM Metro membawaku menjadi Top Leader dalam usia muda, dalam tempo tiga tahun alumni Pendidikan Biologi Universitas Muhamadiyah Metro, mencapai posisi nahkoda sebuah lembaga pendidikan, hal ini membuktikan lulusan dari UM Metro mampu bersaing dengan Universitas Negeri yang ada di Indonesia. Semua pencapain tidak terlepas dari kerja keras yang saya lalui selama kuliah berangkat pagi pulang sore dan kegiatan serta bimbingan para dosen yang saya rasakan seperti keluarga yang hangat.

UM METRO KAMPUSKU, SOLUSI SUKSES MASA DEPAN !!!......




Rabu, 07 November 2018

Penjara Gelap (Fadhilla Amin)


PENJARA GELAP
             
                                      Gelap……….  
                                       Hitam………..   
                                        Tak terarah…..       
                   Disinilah aku dikelilingi pekat. Gelap, hitam, tak terlihat. Tanpa cahaya .Tanpa ketulusan,hanya cercaan,dan belas kasihan.Aku bersandar pada bayangan dalam kefanaan.Tak ada yang berarti lagi . Aku disini, terperangkap. Sebuah takdir berada di sini.                                                                                                                                                                                                               
                    Kini aku benar-benar telah hidup sendri laksana  sebatang kara. Semua teman-temanku, saudara bahkan keluarga kecilku tidak tau keberadaan ku sekarang. karna kejadian itulah yang membuat semua orang terdekatku bahkan keluargaku tidak percaya lagi denganku. Aku percaya semua itu memang salahku. Hingga ku putuskan untuk rela  meninggalkan tanah kelahiranku yakni kota bandung. Agar aku dapat membenahi diri ini tuk menjadi yang lebih baik.
                Kini aku  harus memulai langkah awal.mengembalikan lagi niatku dulu untuk menggapai cita-citaku. Semua surat keterangan pindah perkuliahan sudah ku selesaikan. Dan aku sangat bersyukur karna . Disinilah tempat naungan baruku  yakni lampung. Ku harap provinsi inilah yang bisa melindungi dari semua keterpurukan yang ku hadapi.
            Tepat dengan tanggal 10 maret, 2018. Aku mulai meniti ilmu baruku di unuversitas poltekes Bandar lampung.
                                                            ******
                   Sesampainya di tempat perkuliahan . aku sangat terkesan dengan suasana yang baru saja ku dapati .Mungkin inilah yang menjadi kebiasaan mereka untuk  saling berjabatan tangan. Rasa malu ku pun muncul.Inikah kehidupan baruku? Diriku terluput dengan pertanyaan itu.
                   Terlihat dari kejauhan .ada seseorang yang sedang memperhatikanku . Ia seorang laki-laki bertubuh tinggi, berkulit putih, dengan buku yang di genggamanya serta tas yang di gendongnya .Aku pun mengambil pandanganya . perlahan pria itu berjalan menuju di tempat ku berdiri. Rasanya tidak mungkin pria tampan itu akan menghampiriku .Mungkin ia sedang memperhatikan orang lain yang tidak aku ketahui. Ketika aku membalikkan badanku untuk pergi .tiba-tiba pria itu memanggilku.           
                   “hay, sepertinya kamu mahasiswa baru ya disini?.” Tanya pria itu penasaran.
                   “iya kak saya baru saja pindah dari Bandung.”
                   “ooh..jadi kamu mahasiswa yang baru pindah dari bandung.”
                   Sejenak pria itu terdiam sambil mengagguk-anggukkan kepalanya.aku merasa aneh akan sikap pria tersebut.
                   “kenapa terdiam kak apakah ada  yang aneh dengan saya?.”
                   “tidak, saya justru bangga kehadiran mu disini. Karna saya percaya karna sebagian besar mahasiswa dari bandung itu terkenal dengan  jeniusnya.”
                   “mmm..terima kasih kak atas pujianya.”
                   Setelah pria itu tau aku yang dulunya mahasiswa bandung .pria tersebut langsung berpamitan pergi.
                   Di kelas aku mencoba untuk bersikap biasa saja seolah –olah aku sudah mengenal satu sama lain Mereka semua menyambutku dengan  damai.  Mereka sangatlah menghargaiku .                                  
                                                    ******
                   Akhirnya kegiatan belajar pun selesai.Waktu ku untuk pulang tersita sangat banyak. karna Mencari tranportasi yang masih jarang ditemui.hanya ada asap yang menari-nari di angkasa. Dan pekikan orang yang kesal kemacetan.
                   “Tiiin…tiiin”…..suara kelakson  mobil putih yang tiba-tiba  menghampiriku .Ternyata yang ada dalam mobil itu adalah pria yang baru saja ku kenal di kampus. Pria itu menawarkanku untuk menaiki mobilnya . Awalnya ku binggung untuk menerima atau menolak tawaranya . Tetapi percaya dengan hari yang semakin panas dan  sudah tidak kuat lagi untuk menahanya . akhirnya  aku menerima tawaranya.
                   Selama di dalam mobil pria itu hanya menceritakan temanya yang sekarang berada di bandung . sebenarnya pria itu ingin melanjutkan kuliahnya di sana tetapi karna ibunya tidak member izin. Maka ia memutuskan untuk melanjutkan di tanah kelahiranya yakni lampung.
                   Sudah panjang lebar pria itu menceritakan semua latar belakang kehidupanya padaku .tetapi satu hal yang belum aku ketahui.  Pria itu belum menyabutkan namanya diawal kali kita bertemu di perkuliahan. Ketika aku bertanya siapa nama pria itu. Pria itu justru menjawab pertanyaanku dengann tertawa lebar. Ia berkata dengan logat sombongnya .
                   “siapa anak kampus yang tidak mengenali pria setampan aku.”
                   Kenapa pria ini sangatlah sombong dengan fisik yang ia punya. gumamku sambil menggeleng-gelengkan kepala.
                   Setelah ia meniggi-ninggikan dirinya di hadapanku akhirnya ia menjawab pertanyaanku.
                   “jadi namaku adalah Arlando Setiawan. Jelas…”
Aku semaki tak mengerti akan sikapnya yang terkadang tidak jelas.
                   sampai dirumah pria yag bernama Arlando tersebut ia berkata bahwa ia ingin bertemu dengan ayah dan ibuku.  Mendengar semua itu jantungku langsung berdebar kencang. Karna aku takut semua kerahasiaanku akan terbongkar. Aku mencoba untuk mengalihkan perkataannya yang ingin menemui orang tuaku. Tetapi pria itu tetap bersikeras ingin bertemu. Semua usahaku pun pupus pria itu langsung mengetuk pintu rumah . ia tampak binggun karna tidak ada jawaban sedikitpun dari dalam . badanku semakin dingin karna memang tidak ada siapa-siapa di dalam ruma selain aku.
                   “mengapa tidak ada yang menjawab salam kita liana? . benarkan ini adalah tempat tiggalmu?.” Tanya pria itu dengan pandangan yang penuh dengan raut penasaran.
                   “ya…benarlah kak ini rumah saya . kalau bukan kenapa saya mengajak kakak kemari.”jawabku sedikit agak gugup.
                   “orang tuamu ada dirumah?.”
                   “mmmm.. sepertinya baru keluar . karna biasanya jika aku sudah pulang ibuku langsung menyiapkan  makanan kesukaanku. “
                   “lalu jika sekarang orang tuamu tidak ada dirumah kamu akan menuggunya sampai mereka kembali?.”
                   “yaaa.. harus bagaimana lagi kak .karna disini juga saya tidak ada satu pun saudara .” jawabku dengan yakin.
                   “mmm..kalau begitu biar saya menemanimu .karna kakak takut seorang wanita sendirian .”
                   “oh.tidak perlu kak saya bisa menjaga diri sendiri. Lagiankan ini sudah dalam area rumah saya jadi tidak mungkin ada orang jahat yang masuk.
                   “memang apa salahnya untuk saya menemani kamu .karna saya hanya menjalankan perintah allah swt untuk selalu berbuat dalam kebaikan.”
                   Dengan berat hati aku mempersilahanya untuk ikut menunggu . kini kegelisahanku semakin memuncak. Aku binggung bagaimana untuk menjelaskan kepada kak Arlando kalau sebenarnya yang kita tunggu itu bukan siapa-siapa. Melainkan tipu daya dari diriku sendiri. Sudah satu jam lebih kak Arlando berada dalam tipuanku. Sampai ia tertidur di kursi teras rumahku. Lima menit kemudian kak Arlando terbangun karna ada suara keramaian anak-anak kecil yang bermain sepeda di halaman rumah tetangga sebelah.
                   Sambil mengucak-ucak matanya ia bertanya padaku tentang kedatangan orangtuaku. Entah mengapa  mulutku berubah menjadi terdiam bungkam . kak Arlando pun mengerutkan keningnya yang melambangkan kebinggungan dengan jawabanku. Tiba-tiba mataku membendung bahkan tupah mengalir deras. Sepertinya sudah cukup kerahasianku untuk aku ungkapkan.
                   “hei Liana mengapa kamu menangis ?.”
                   “kak Arlando bolehkah saya berkata dengan jujur?.”
                   “ya… boleh. Tapi ini ada apa sebenarnya mengapa sikap mu jadi seperti ini?.”
                   “ jadi.. sebenarnya yang kita tungu dari tadi bahkan sudah berjam-jam itu bukan orang tua ku.”jawabku dengan meneteskan air mata.
                   “sungguh Liana , aku semakin tidak mengerti dengan sikapmu sekarang.”
                   Tidak menunggu lama lagi aku mencoba memberanikan diri untuk menjelaskan semua kerahasiaanku . sebenarnya aku tidak ingin ada seorang pun yang mengetahui tentang keadaanku yang saat ini. Tetapi dengan memendamnya rahasia itu tidak memberikan manfaat bagiku.
                   Kemudian aku segera membukakan pintu dan mempersilahkan kak Arlando untuk masuk. Saat itu kak Arlando tidak sama sekali mengeluarkan sekecap kata-katanya. Mulai ku redakan air mata dan ku atur nafasku.
                   “baiklah kak aku akan mengakui semua yang sebenarnya telah terjadi padaku.”
                   “ya sudah silahkan.” Saut kak arlando dengan nada pasrah.
                   “ kak Arlando,se..be..narnya aku adalah wanita yang bukan layaknya seorang wanita.”tutur kataku dengan sedikit terbata.
                   “maksud mu…? . kamu sudah tidak…”
                   “iya kak, sebenarnya aku adalah wanita yang sudah tidak perawan lagi . maka dari itu aku memutuskan untuk pindah ke luar kota .karna aku malu atas perbuatan ku yang telah menjatuhkan nama keluarga. Dan kota lampung inilah yang menjadi lembaran baruku .” ku luapkan sedikit rahasiaku dengan nada lirih yang tegas.
                   Mendengar semua penjelasan dari lisanku .tanpa mengucap satu katapun kak Arlando  langsung meningggalkan ku .
                                                            *****

                     Sinar mentari pagi yang menyambut cerahnya pagi ini, membangunkanku dari tidur.cahayanya yang menerobos celah-celah jendela kamar ku. Lalu kuseka selimut yang menutupi tubuhku.dan berlali menuju kamar mandi. Setelah selesai mandi segera ku pakai baju terbaik kana hari ini akan ada seminar pemuda sehat Indonesia di kampus.
                   Ketika  sampai dikampus . tiba-tiba terdengar suara kak Arlando sedang memanggilku. Aku mencoba untuk menjauh darinya karna rasa malu yang sudah melandaku kala itu.
                   “hey liana! mengapa kau menghindar dariku. Apa karna kejadian itu?.’
                   Langkah kaki ku  semakin ku percepat . tetapi kak Arlando tetap bersi keras untuk mengejar langkah ku.
                   “ liana jika kau tidak berhenti maka kau akan menyebar luaskan semua rahasia yang sudah kau ceritakan padaku.”
                   Mendengar perkataanya. Sepontan langkahku yang tadinya cepat menjadi pelan. Kak Arlando pun mendekati ku perlahan.
                   “wahai gadis…. Ketahuilah bahwasanya allah telah berfirma dalam al –quran surah at-taubah ayat:6 yang artinya :dan jika diantara kaum musrik ada yang meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah agar dia mendengar firman allah, kemudian antarkanlah dia ketempat yang aman baginya (Demikian itu karna sesungguhnya mereka kaum yang tidak mengetahui.)
                                                                                                                                                          
                   “benarkah kakak bisa menghantarkan ku ke tempat yang aman. Sekaligus bisa merubahku menjadi yang lebih baik lagi.”
                   “allah juga menjelaskan dalam al-quran surat at-taubah ayat 2 :maka berjalanlah kamu(kaum musrikin) di bumi selama empat bulan dan ketahuilah bahwa kamu tidak dapat melemahkan allah, dan sesungguhnya allah menghinakan orang-orang kafir.”
                   Mengdengar penjelasan dari kak Arlando membuat hatiku tersayat-sayat seakan diri ini sudah jauh dengan sang maha pencipta.allah swt.
                                                            ******
                   Hari pun terus berganti . sampai sekarang waktunya aku untuk datang ke rumah kak Arlando untuk menempati janji. janji itu adalah janji untuk belajar bagaimana cara mengenal allah swt. Dari mulai sholat,sampai cara membaca al-quran.
                   Toktoktok… dengan hati-hati aku mengetuk pintu rumah kak Arlando. Kak Arlando pun keluar dengan bajunya yang masih kucal seperti baru bangun dari tidurnya.
                   “oh ,liana silahkan masuk. Duduklah dulu !.”
                   “baik kak. Terima kasih.”
                   Sambil menunggu kak Arlando . Tak sengaja pandanganku mendapati foto keluarga yang berada di sudut ruangan. Karna penasaran aku pun mencoba mendekati. Belum sempat ku  liat dengan dekat. Kak Arlando sudah kembali .
                   “bagaimana sudah siap?.”Tanya kak Arlado sambil membawa al-quran besar  yang di letakkan di atas meja ruang tamu.
                   “ohya..kak siap-siap…”
                                                            *****
                   Alhamdulillah semua  berjalan dengan lancar. Selesai belajar kak Arlando memberiku minum dan sedikit makanan yang bisa mengganjal perutku. Sebelum aku pulang. Lagi-lagi aku penasaran dengan foto keluarga kak Arlando di sudut ruang itu.
                   “kak Arlan bolehkah aku melihat foto yang terletak di sudut itu?.”
                   “oh..foto itu. Foto itu adalah foto keluarga kakak. silahkan saja.”
                   Ketika ku memandang foto keluarga kak Arlando dengan seksama . tiba-tiba air mataku membendung seakan ingin tumpah.
                    Sugguh batin ini terasa sangatlah menyesal karna sikap burukku yang telah menghancurkan  nama baik keluarga.Karna rasa tidak tega malihat aku yang terus menerus menangis. Kak Arlando pun menawarkan ku untuk pergi ke bandung untuk menemui keluargaku di sana yang sedang memikirkan keadaanku.Tanpa berfikir panjang aku langsung mnerima tawaran itu .karna ingin meminta maaf atas semua kesalahan yang pernah ku perbuat .
                                                        ******
                        Alhamdulillah perjalanan bisa brjalan dengan lancar. Ketika sudah sampai di rumah .Belum sempat ku ketuk rumah .Tiba-tiba ibu yang dengan raut keriputnya muncul di hadapanku . Sepontan ku langsung memeluknya dengan erat. Semua kata maaf aku lontarkan padanya. Entah mengapa, Setelah aku mengucap kata maaf padanya .Jantungku tiba-tiba sesak seakan sudah tidak kuat lagi untuk menahan. Ternyata aku baru sadar dengan penyakit yang ku derita .yang sudah sekian lama tidak pernah ku perhatikan .
                   Tidak ada lima menit tubuhku langsung tergeletak tak berdaya.inikah kuasa allah . Dan kini aku harus mengakhiri hidup ini dengan sedikit kemanisan. Tetapi aku bersyukur akan hadirnya sesorang yang telah mengeluarkan ku dari penjara gelap ini.